Kompas.com - 09/12/2017, 19:57 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ditemui di sela-sela acara Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional 2017 di Desa Karangasem, Kecamatan Ponjong, Gunungkidul, Sabtu (9/12/2017). Kompas.com/Markus YuwonoMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ditemui di sela-sela acara Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional 2017 di Desa Karangasem, Kecamatan Ponjong, Gunungkidul, Sabtu (9/12/2017).
|
EditorErwin Hutapea


YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Menyambut libur Natal dan tahun baru, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku akan mempersiapkan sejak awal sehingga tidak terjadi kemacetan lalu lintas.

"Saya meminta semua dirjen tranportasi darat, laut, udara, dan kereta api untuk mengindentifikasi masalah. Libur Natal dan akhir tahun sebentar lagi," kata Menteri Budi di Desa Karangasem, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu (9/12/2017).

Dia mengatakan, permasalahan utama yakni di beberapa titik lokasi kemacetan sehingga perlu identifikasi titik rawan macet. "Kami akan mengidentifikasi lokasi titik-titik rawan macet, dan kami berusaha untuk mencari solusi beberapa hal yang jadi critical point," ulasnya.

Baca juga: Polisi Petakan Lokasi Rawan Saat Natal dan Tahun Baru

Budi menambahkan, pihaknya akan mengedukasi pengendara dan pengusaha transportasi truk serta kendaraan umum, seperti bus. Materi edukasi itu yakni kelayakan kendaraan yang akan dioperasikan. Salah satu poin penting yakni mengantisipasi agar tidak terjadi kecelakaan.

Sebab, dari identifikasi pihaknya, banyak sekali kendaraan umum yang tidak layak beroperasi. "Kami akan melakukan ram cek (pemeriksaan kendaraan). Dari identifikasi kami, kendaraan umum itu banyak sekali yang tidak layak," ucap Budi.

Dia mengatakan, minggu depan akan ada hasil mengenai identifikasi masalah. Kementerian Perhubungan secara umum siap menyambut libur akhir Natal dan akhir tahun.

"Kesiapan ya harus siap," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X