Kompas.com - 20/11/2017, 17:45 WIB
|
EditorJosephus Primus

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginginkan agar pemanfaatan beragam jenis rempah di Jawa Tengah lebih optimal. Hal itu dilakukan supaya kepentingan pengobatan masyarakat dapat terpenuhi.

Ganjar mengatakan, meskipun ragam rempah-rempah di Jateng cukup melimpah yakni mencapai 7000 jenis, sampai saat, masyarakat ini baru memanfaatkan 4 persen dari jumlah itu.

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 90 persen pengelolaannya masih dilakukan petani," kata Ganjar di Semarang, Senin (20/11/2017).

Pemanfaatan sejumlah itu, yang relatif masih sedikit, Hal itu lanjut Ganjar cukup disayangkan. Sebab, apabila ribuan jenis rempah yang ada di Jateng tersebut bisa dimanfaatkan secara benar dan optimal, hasilnya pasti akan lebih memuaskan.

"Apalagi rempah Indonesia sangat diperlukan orang di seluruh dunia, baik untuk pengobatan maupun keperluan lainnya," imbuh dia.

Menurut dia, produksi komoditas rempah Indonesia, khususnya di Provinsi Jateng yang mulai surut karena tergantikan oleh komoditas lain, seharusnya dapat mengangkat perekonomian bangsa dan menyejahterakan masyarakat.

"Ini menjadi tanggung jawab kita semua, diperlukan sinergitas antara pemerintah, para pemangku kepentingan terkait, serta masyarakat," ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Jalin kerja sama

Aneka rempah dan bumbu masakan nusantara.Kompas.com/Iwan Supriyatna Aneka rempah dan bumbu masakan nusantara.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono menambahkan, pihaknya mendukung pengembangan dan peningkatan produktivitas rempah. Hal itu sebagai upaya mengembalikan kejayaan rempah-rempah dari Indonesia.

"Berbagai upaya kerja sama dengan instansi atau lembaga lain terkait optimalisasi rempah ini sudah kami lakukan," tuturnya.

Sri Puryono menyebut adanya kesepakatan antara Pemprov Jateng, Perhutani, serta masyarakat dalam pemanfaatan lahan perhutani untuk penanaman hortikultura dan rempah-rempah.

Para petani rempah sendiri, lanjut Puryono, sudah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak. Untuk itu, pihaknya akan terus mendorong agar rempah di Jateng bisa lebih berdayaguna, sehingga, kualitas, kuantitas, serta kontinuitas dapat dipertahankan. (KONTRIBUTOR JAWA TENGAH/ANDI KAPRABOWO)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Regional
Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.