Ganjar: Dari Blog dan Vlog, Destinasi Wisata Bisa Dikenal Semua Orang

Kompas.com - 18/11/2017, 09:30 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berdialog dengan blogger, volger, jurnalis dan pelaku UMKM di objek wisata Posong, Jumat (17/11/2017) malam. Kompascom/Nazar NurdinGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berdialog dengan blogger, volger, jurnalis dan pelaku UMKM di objek wisata Posong, Jumat (17/11/2017) malam.
|
EditorCaroline Damanik

TEMANGGUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ingin dunia wisata di wilayahnya dikampanyekan secara berkala oleh berbagai pihak.

Para pegiat media sosial baik blogger, vloger hingga jurnalis dari berbagai negara dan wilayah di Indonesia pun diminta mengkampanyekan acara dan destinasi pariwisata Jateng.

"Pengalaman berbicara di dunia (wisata) bahwa blog menceritakan dengan baik, vlog juga. Bagaimana di Lombok, ada anak muda menceritakan desa kecil melalui blog, tapi kini dikenal seluruh orang," ujarnya saat berdialog dengan pegiat media sosial di wisata Posong, di Desa Tlahap, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jumat (17/11/2017) malam.

Pria berusia 49 tahun ini mengatakan, potensi pengenalan wisata via media sosial perlu terus dikembangkan.

Para pegiat media sosial dapat menceritakan pengalamannya berkunjung di spot wisata yang ada ada di Jawa Tengah. Ganjar yakin, promosi wisata yang gencar di media sosial bisa mendorong wisatawan datang ke suatu lokasi wisata.

"Desa (di Lombok) itu dikunjungi wisatawan dunia berbekal via media sosial. Jadi, virtual jadi alat komunikasi," paparnya.

(Baca juga : Pak Ganjar, Saya Minta Tolong Kecap dan Kompor...)

Selain itu, destinasi wisata di Posong, misalnya, lanjut dia, dibangun dengan unik. Tempat itu menawarkan wisata alam pemandangan Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro. Destinasi wisata juga telah dikemas dengan kreatif di tengah kebun kopi.

Namun pengelolaan wisata di Posong belum berkembang dengan baik. Akses untuk ke lokasi Posong misalnya masih sulit dilalui, begitu juga dengan tiket masuk wisata.

Ganjar menyarankan agar pengelola wisata terus mengembangkan kreativitas. Wisata, lanjut dia, berkembang jika diikuti inovasi dari pengelolanya.

"Desa-desa ini sekarang mulai bangun wisata. Kalau semua bangun dan semua menjamur apa itu laku. Nah event kemudian penting untuk menarik wisatawan," ucapnya.

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Regional
Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Regional
Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Regional
Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Regional
Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Regional
Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang  Pertama Kali Terapkan 'Local Lockdown' di Tanah Air

Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang Pertama Kali Terapkan "Local Lockdown" di Tanah Air

Regional
Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Regional
Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Regional
Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Regional
Setahun Pandemi,  Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Setahun Pandemi, Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Regional
172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

Regional
Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Regional
Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Regional
Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X