Kompas.com - 11/11/2017, 12:55 WIB
Warga dibantu TNI, Polri, dan BPBD Banjarnegara berupaya menyingkirkan material longsor yang menutup ruas jalan penghubung Kecamatan Madukara dan Pagentan, Jumat (29/9/2017). Dok BPBD BanjarnegaraWarga dibantu TNI, Polri, dan BPBD Banjarnegara berupaya menyingkirkan material longsor yang menutup ruas jalan penghubung Kecamatan Madukara dan Pagentan, Jumat (29/9/2017).
|
EditorJosephus Primus

SEMARANG, KOMPAS,com - Memasuki musim penghujan tahun ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan pihaknya sudah siap menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam.

Hal itu disampaikan Ganjar saat ditemui wartawan di Semarang, Sabtu (11/11/2017). Menurut dia, sejumlah persiapan menghadapi musim penghujan tahun ini sudah dilakukan secara matang.

"Sudah siap, sejumlah dinas dan instansi terkait sampai kepada masyarakat tingkat bawah sudah kami persiapkan untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam," kata Ganjar.

Dinas ESDM lanjut dia sudah menyampaikan titik-titik rawan bencana, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika juga sudah menyampaikan informasi mengenai perkembangan cuaca.

"Instansi lain seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga sudah memiliki peta dan data terkait daerah-daerah yang rawan bencana sehingga kesiapan sudah matang," imbuhnya.

Saat ini lanjut dia, pihaknya akan terus mendorong masyarakat khususnya komunitas pengurangan risiko bencana di semua daerah agar waspada.

"Saya juga meminta kepala daerah mulai bupati, wali kota, hingga tingkat RT yang daerahnya masuk daerah rawan agar selalu waspada," imbuh dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ganjar juga meminta masyarakat Jawa Tengah waspada dengan cuaca seperti saat ini. Sebab menurutnya, bencana bisa saja terjadi di mana saja dan kapan saja.

Sebelumnya, ada musibah puting beliung di Banjarnegara yang merobohkan beringin besar serta menimbulkan korban jiwa. Menurut Ganjar, kejadian itu harus menjadi pembelajaran agar warga tidak berteduh di bawah pohon besar saat hujan disertai angin kencang.

"Selain perintah langsung kepada pejabat daerah agar melakukan pengawasan dan kesiapan, saya juga selalu mewanti-wanti mereka untuk menggunakan media sosial dalam informasi kebencanaannya, jadi biar masyarakat lebih sadar dan siaga akan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi," pungkasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
'Children of Heaven' dari Baubau, Sulawesi Tenggara

"Children of Heaven" dari Baubau, Sulawesi Tenggara

Regional
Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Regional
Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Regional
Jateng Jadi Provinsi Pelayanan Investasi Terbaik 2021, Ganjar Janji Perhatikan Pengusaha Kecil

Jateng Jadi Provinsi Pelayanan Investasi Terbaik 2021, Ganjar Janji Perhatikan Pengusaha Kecil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.