Santri Asal Ungaran Ini Juara III Menghafal Al Quran di Arab Saudi

Kompas.com - 18/10/2017, 11:44 WIB
Muhammad Abdul Rafiq (21), warga Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang menunjukkan piagam yang diperoleh sebagai juara III mewakili Indonesia di ajang Alquran kontes bertajuk Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) tingkat Internasional tahun 2017 yang diselenggarakan pada 7 hingga 11 Oktober kemarin di Saudi Arabia. kompas.com/ syahrul munirMuhammad Abdul Rafiq (21), warga Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang menunjukkan piagam yang diperoleh sebagai juara III mewakili Indonesia di ajang Alquran kontes bertajuk Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) tingkat Internasional tahun 2017 yang diselenggarakan pada 7 hingga 11 Oktober kemarin di Saudi Arabia.
|
EditorErlangga Djumena

UNGARAN, KOMPAS.com - Satu lagi putra Indonesia mampu menunjukkan sebuah prestasi dunia dan mengharumkan nama bangsa di luar negeri.

Adalah Muhammad Abdul Rafiq (21), warga Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang baru-baru ini mewakili Indonesia di ajang Al Quran kontes bertajuk Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) tingkat Internasional tahun 2017 yang diselenggarakan pada 7 hingga 11 Oktober kemarin di Arab Saudi.

Dalam ajang ini Rafiq memperoleh juara tiga, menyisihkan para penghafal Al Quran dari berbagai negara di dunia, termasuk tuan rumah Arab Saudi.

"Alhamdulillah," kata Rafiq saat dijumpai di rumahnya, di kompleks Ponpes Roudhotul-Huffadz Lopait, Selasa (17/10/2017).

Baca juga: Pecahkan Rekor Muri, 27.649 Siswa Ikut Khataman Al Quran di Pontianak

Saat ditemui, Rafiq masih menyisakan wajah lelah setelah menempuh perjalanan darat dan udara dari Arab Saudi ke Indonesia.

Dia baru tiba di kampung halamannnya, Senin (16/10/2017) malam. Keluarga dan warga pun langsung menggelar acara penyambutan yang cukup meriah. Rafiq diarak dari ujung jalan desa hingga ke kediamannya di desa Lopait RT 02/RW 01, diiringi rebana dan lantunan Shalawat badar oleh ratusan warga.

Turut serta dalam penyambutan ini Kepala Kemenag Kabupaten Semarang Muhdi, dan jajaran Muspika Tuntang.

Sebelumnya pada Senin pagi setelah mendarat di Jakarta, Rafiq harus bertemu dengan Dirjen Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI. Selanjutnya saat tiba di Semarang pun, ia disambut di Kantor Wilayah Kemenag RI Jawa Tengah.

"Kami baru sampai di rumah sekitar jam sepuluh malam. Saya diarak dari jalan besar sampai rumah, terus ada tasyakuran sederhana di rumah," kata Rafiq.

Baca juga: Kami Tidak Bisa Melihat tetapi Bisa Membaca Al Quran

Perjuangan Rafiq hingga menjuarai kompetisi menghafal Al Quran tingkat dunia bukanlah perjalanan yang mudah.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 dari 10 Pasien Positif Covid-19 di Lamongan Merupakan Peserta Pelatihan Petugas Haji di Surabaya

8 dari 10 Pasien Positif Covid-19 di Lamongan Merupakan Peserta Pelatihan Petugas Haji di Surabaya

Regional
UPDATE 5 April: 30 Pasien Positif Covid-19 di Jatim Sembuh, ODP 10.116 Orang

UPDATE 5 April: 30 Pasien Positif Covid-19 di Jatim Sembuh, ODP 10.116 Orang

Regional
Kisah Penyelamatan Anak Macan Tutul Terjebak di Peternakan Ayam, Kelaparan dan Gigit Sepatu Boots

Kisah Penyelamatan Anak Macan Tutul Terjebak di Peternakan Ayam, Kelaparan dan Gigit Sepatu Boots

Regional
Kekurangan APD, Perawat Terpaksa Tanyakan Kebutuhan Pasien Covid-19 via Grup WhatsApp

Kekurangan APD, Perawat Terpaksa Tanyakan Kebutuhan Pasien Covid-19 via Grup WhatsApp

Regional
Seorang PDP Corona di Kota Jayapura Papua Meninggal Dunia

Seorang PDP Corona di Kota Jayapura Papua Meninggal Dunia

Regional
Hadapi Puncak Pandemi Covid-19, Kang Emil Resmikan RSUD di Pangandaran Lewat Video Conference

Hadapi Puncak Pandemi Covid-19, Kang Emil Resmikan RSUD di Pangandaran Lewat Video Conference

Regional
Kisah Perawat Tangani Pasien Covid-19, Dikucilkan karena Dituduh Tularkan Virus, Bahkan Tak Bisa Peluk Anak

Kisah Perawat Tangani Pasien Covid-19, Dikucilkan karena Dituduh Tularkan Virus, Bahkan Tak Bisa Peluk Anak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Pembina Pramuka | PDP Hamil Meninggal Usai Keluhkan Layanan RS

[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Pembina Pramuka | PDP Hamil Meninggal Usai Keluhkan Layanan RS

Regional
Fakta PDP Hamil Meninggal, Sebelumnya Sempat Keluhkan Layanan di RSUD via Facebook

Fakta PDP Hamil Meninggal, Sebelumnya Sempat Keluhkan Layanan di RSUD via Facebook

Regional
Bubarkan Kerumunan Saat Wabah Corona, Kepala Kampung Malah Kena Jotos, Pelaku Diancam 2 Tahun Penjara

Bubarkan Kerumunan Saat Wabah Corona, Kepala Kampung Malah Kena Jotos, Pelaku Diancam 2 Tahun Penjara

Regional
Ini Sederet Alasan Warga di Berbagai Daerah Tolak Pemakaman Jenazah Korban Corona, Apa Saja?

Ini Sederet Alasan Warga di Berbagai Daerah Tolak Pemakaman Jenazah Korban Corona, Apa Saja?

Regional
Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Dipukul dengan Kayu Lalu Ditinggalkan di Kebun

Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Dipukul dengan Kayu Lalu Ditinggalkan di Kebun

Regional
Duduk Perkara Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Berawal dari Menaksir Korban

Duduk Perkara Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Berawal dari Menaksir Korban

Regional
Sederet Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Naksir Korban dan Bohongi Latihan di Tengah Libur Corona

Sederet Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Naksir Korban dan Bohongi Latihan di Tengah Libur Corona

Regional
Bupati Morowali Utara Positif Corona, Hasil Keluar Setelah Dimakamkan, Pejabat yang Berkontak Diminta Lapor

Bupati Morowali Utara Positif Corona, Hasil Keluar Setelah Dimakamkan, Pejabat yang Berkontak Diminta Lapor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X