KPK Geledah Kantor Pengadilan Tinggi Manado

Kompas.com - 08/10/2017, 19:25 WIB
Polisi berjaga di Kantor Pengadilan Tinggi Manado saat Tim KPK menggeledah kantor itu terkait Ketua PT Manado Sudiwardono menjadi tersangka kasus suap, Minggu (8/10/2017). Kompas.com/Ronny Adolof BuolPolisi berjaga di Kantor Pengadilan Tinggi Manado saat Tim KPK menggeledah kantor itu terkait Ketua PT Manado Sudiwardono menjadi tersangka kasus suap, Minggu (8/10/2017).
|
EditorSabrina Asril

MANADO, KOMPAS.com - Tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Pengadilan Tinggi (PT) Manado. Hingga Minggu (8/10/2017) malam, Tim belum tampak keluar dari kantor yang terletak di jalan utama Kota Manado tersebut.

Beberapa personel polisi bersenjata terlihat berjaga di pintu masuk kantor tersebut. Setiap orang yang ingin masuk diperiksa secara lengkap.

Sebanyak 25 orang diturunkan oleh KPK untuk mencari barang bukti tambahan, terkait status Ketua PT Manado Sudiwardono yang ditetapkan sebagai tersangka kasus suap.

Sudiwardono ditangkap KPK pada Jumat (6/10/2017) malam. Dia diduga menerima suap dari Anggota DPR Fraksi Golkar Aditya Moha yang merupakan legislator asal Sulut.


Aditya juga ditetapkan sebagai tersangka. Aditya berusaha menyuap hakim di Pengadilan Tinggi Manado, terkait kasus yang menimpa ibunya Marlina Moha Siahaan.

(Baca: Demi Ibu, Politisi Golkar Suap Kepala Pengadilan Tinggi Manado)

Marlina divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Manado. Dia dihukum 5 tahun penjara karena kasus korupsi sewaktu dia menjabat Bupati Bolaang Mongondow. Marlina mengajukan banding ke PT Manado.

Selain di Kantor PT Manado, Tim KPK juga menggeledah Rumah Dinas Pengadilan Tinggi yang ditinggali Sudiwardono di Bumi Beringan. Peggeledahan di rumah dinas itu telah selesai.

Tim KPK terlihat membawa satu buah dos besar, dan dua koper besar. Sebuah kendaraan jenis Inova digunakan untuk mengangkut barang bukti dari hasil penggeledahan tersebut.

Belum ada pihak yang bisa dikonfirmasi terkait penggeledahan yang dilakukan oleh Tim KPK ini.

Agus, penjaga Rumah Dinas Sudiwardono hanya menjawah "tak tahu", saat ditanya apa yang dilakukan selama Tim KPK berada di rumah tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Regional
Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng 'All Star Timuran' yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng "All Star Timuran" yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Regional
Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Regional
Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Regional
Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Regional
133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, 'Sex Toys' Paling Dominan

133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, "Sex Toys" Paling Dominan

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Regional
Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Regional
Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Regional
Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Regional
[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

Regional
Kasus Penipuan 'Wedding Organizer' di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Kasus Penipuan "Wedding Organizer" di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Regional
Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Regional
Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Regional
Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X