Hendak Cari Orang Dimangsa Buaya, Pawang Buaya Hilang Diseret Buaya - Kompas.com

Hendak Cari Orang Dimangsa Buaya, Pawang Buaya Hilang Diseret Buaya

Kompas.com - 17/09/2017, 18:54 WIB

SAMARINDA, KOMPAS.com - Warga Muara Jawa, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), dikejutkan dengan kemunculan buaya pemangsa manusia. Tidak hanya menerkam seorang remaja laki-laki, buaya tersebut juga menerkam seorang pawang buaya.

Kapolsek Muara Jawa, AKP Tritanto, mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan seorang remaja diterkam buaya di Sungai Muara Jawa.

"Esoknya, buaya kembali menerkam seorang laki-laki yang diketahui sebagai pawang. Hingga kini, tim gabungan dari Kepolisian, TNI dan SAR masih melakukan pencarian," kata Tritanto, Minggu (17/9/2017).

Sejak Jumat, polisi melakukan penyisiran di sungai itu. Korban pertama telah ditemukan, namun korban kedua belum ditemukan.

Menurut Hasanuddin, salah seorang warga Muara Jawa, buaya tersebut memangsa Arjuna (16). Untuk menacari Arjuna, seorang pawang turun ke sungai untuk mencari buaya tersebut.

Tidak berlangsung lama, buaya pemangsa muncul dan kembali memangsa si pawang, yang diketahui bernama Supriyadi.

"Supriyadi mulanya mau membantu mencari Arjun, ternyata Supriyadi juga diterkam dan hilang hingga sekarang," kata dia.

Untuk mencari Supriyadi, warga setempat juga mendatangkan empat orang pawang dari Balikpapan dan Tenggarong.

"Pawang yang datang sudah sempat memanggil buayanya. Korban juga terlihat, namun karena banyak warga yang nonton akhirnya buaya pergi lagi," ujarnya.


EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Terkini Lainnya

Pelapor Anggota DPR: Istri yang Lindungi Saat Ditendang, Dia dalam Pelukan Saya

Pelapor Anggota DPR: Istri yang Lindungi Saat Ditendang, Dia dalam Pelukan Saya

Megapolitan
Polisi Tambah Jumlah Personel Pengamanan Sidang Aman Abdurrahman

Polisi Tambah Jumlah Personel Pengamanan Sidang Aman Abdurrahman

Megapolitan
Alasan Polisi Larang Siaran Langsung Persidangan Aman Abdurrahman

Alasan Polisi Larang Siaran Langsung Persidangan Aman Abdurrahman

Megapolitan
Cara Bir Pletok Peci Merah Rebut Perhatian Pembeli

Cara Bir Pletok Peci Merah Rebut Perhatian Pembeli

Megapolitan
Apel HUT Jakarta Berlangsung, PNS Ngobrol dan Duduk di Barisan Belakang

Apel HUT Jakarta Berlangsung, PNS Ngobrol dan Duduk di Barisan Belakang

Megapolitan
Ramai-ramai Menolak 'Presidential Threshold'...

Ramai-ramai Menolak "Presidential Threshold"...

Nasional
Lepas dari Kandang, Singa di Kebun Binatang Belgia Ditembak Mati

Lepas dari Kandang, Singa di Kebun Binatang Belgia Ditembak Mati

Internasional
Mengaku Dikeroyok, Ronny Berencana Laporkan Anggota DPR RI Herman Hery ke MKD

Mengaku Dikeroyok, Ronny Berencana Laporkan Anggota DPR RI Herman Hery ke MKD

Megapolitan
Serba-serbi Mudik, Kisah Polisi Batang Temukan Anak Pemudik yang Ketinggalan di 'Rest Area'

Serba-serbi Mudik, Kisah Polisi Batang Temukan Anak Pemudik yang Ketinggalan di "Rest Area"

Regional
Aman Abdurrahman Bertopang Dagu Saat Hakim Bacakan Berkas Perkara

Aman Abdurrahman Bertopang Dagu Saat Hakim Bacakan Berkas Perkara

Megapolitan
Pemilik Toko Bakar Tokonya Sendiri demi Klaim Asuransi Rp 20 Miliar

Pemilik Toko Bakar Tokonya Sendiri demi Klaim Asuransi Rp 20 Miliar

Regional
Alasan Ketua DPR Tolak Hak Angket Pengangkatan Iriawan Sebagai Pj Gubernur Jabar

Alasan Ketua DPR Tolak Hak Angket Pengangkatan Iriawan Sebagai Pj Gubernur Jabar

Nasional
Beasiswa S1 dan S2 dari Macquarie University Australia

Beasiswa S1 dan S2 dari Macquarie University Australia

Edukasi
Lintasan Sepeda Velodrome di Rawamangun Pakai Kayu Siberia Sepanjang 250 Meter

Lintasan Sepeda Velodrome di Rawamangun Pakai Kayu Siberia Sepanjang 250 Meter

Megapolitan
Polisi Terapkan Penjagaan Ketat pada Persidangan Aman Abdurrahman

Polisi Terapkan Penjagaan Ketat pada Persidangan Aman Abdurrahman

Megapolitan

Close Ads X