Pulang ke Majene, Tawanan Abu Sayyaf Pingsan Saat Tahu Istrinya Telah Tiada

Kompas.com - 16/09/2017, 11:25 WIB
Syawal, satu dari dua warga Majene, Sulawesi Barat, yang disandera kelompok Abu Sayyaf jatuh pingsan sebelum memasuki rumahnya, Jumat (15/9/2017). Syawal yang mengetahui istrinya telah meninggal duia saat dirinya ditahan tak kuasa menahan sedih hingga pingsan. KOMPAS.comSyawal, satu dari dua warga Majene, Sulawesi Barat, yang disandera kelompok Abu Sayyaf jatuh pingsan sebelum memasuki rumahnya, Jumat (15/9/2017). Syawal yang mengetahui istrinya telah meninggal duia saat dirinya ditahan tak kuasa menahan sedih hingga pingsan.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

MAJENE, KOMPAS.com - Syawal tak kuasa menahan sedih setelah ia mengetahui istrinya telah tiada. Sepuluh bulan mereka berpisah sejak Syawal ditawan kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina, kini ia pulang tanpa bisa melihat wajah belahan hatinya.

Syawal dibebaskan dan kembali ke kampung halamannya di Poniang Tengah, Desa Tallabanua, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/9/2017) sore kemarin.

Bersama dia, pada hari yang sama Safauddin juga dibebaskan dan pulang ke daerah tersebut.

Semula Syawal berharap akan disambut senyum kebahagiaan oleh istri dan anak-anaknya. Namun, betapa ia kaget setelah mendapat kabar bahwa istri telah menghadap Sang Khalik ketika Syawal masih di tangan penyandera.

Ramadan, istri Syawal, meninggal dunia pada Januari 2017 atau dua bulan setelah suami dan rekannya disandera.

Syawal tak kuasa menahan sedih dan langsung jatuh pingsan hingga terpaksa digotong warga hingga ke rumahnya.

Sejumlah warga dan sanak keluarga yang melihatnya ikut bersedih dan menagis sambil memeluk Syawal di tengah keluarganya.

Syawal terlihat masuk ke dalam ruang tamu rumahnya dengan tatapan kosong. Ia dipapah sejumlah warga agar tak jatuh.

Ketika ia berusaha menatap foto istrinya, ia kembali jatuh pingsan. Tangisan histeris dari keluarga pun tidak terhindarkan.

Setelah sadar, Syawal berusaha menghimpun kekuatan untuk berkata-kata.

"Saya sedih karena ternyata istri saya tidak bisa menyambut kedatangan saya," kata Syawal dengan nada lirih.

Syawal menuturkan bahwa ia berjanji akan rujuk kembali dengan istrinya tersebut. Selama di perantauan, sempat ada kabar miring bahwa ia menikah lagi.

Proses serah terima nelayan korban penyanderaan ini berlangsung secara resmi. Keduanya diantar langsung oleh perwakilan Kementerian Luar Negeri RI setelah tiba di Jakarta dua hari sebelumnya.

Penyerahan kedua nelayan itu diterima langsung Bupati Majene Fahmi Massiara, sebelum diserahkan ke tengah keluarga masing-masing.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Regional
Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Regional
Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Regional
[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

Regional
5 Fakta Kerusuhan Penggusuran Tamansari, 25 Orang Diamankan hingga Proyek Rumah Deret

5 Fakta Kerusuhan Penggusuran Tamansari, 25 Orang Diamankan hingga Proyek Rumah Deret

Regional
Nitilaku UGM Diikuti Ribuan Peserta dengan Kostum Wayang dan Pejuang

Nitilaku UGM Diikuti Ribuan Peserta dengan Kostum Wayang dan Pejuang

Regional
2020, Pesawat Jenis ATR Ditargetkan Bisa Mendarat di Bandara Ewer Asmat

2020, Pesawat Jenis ATR Ditargetkan Bisa Mendarat di Bandara Ewer Asmat

Regional
Soal Tamansari, Wali Kota Bandung: Dua Kali PTUN Kami Menang

Soal Tamansari, Wali Kota Bandung: Dua Kali PTUN Kami Menang

Regional
5 Fakta Ibu Tiri Panggang Tangan Anaknya di Atas Kompor, Sering Dipukuli Suami hingga Korban Jadi Pelampiasan

5 Fakta Ibu Tiri Panggang Tangan Anaknya di Atas Kompor, Sering Dipukuli Suami hingga Korban Jadi Pelampiasan

Regional
4 Fakta Banjir di Kampar, Ratusan Rumah Terendam hingga Warga Terserang Penyakit

4 Fakta Banjir di Kampar, Ratusan Rumah Terendam hingga Warga Terserang Penyakit

Regional
Ridwan Kamil: 90 Persen Warga Tamansari Dukung Penataan

Ridwan Kamil: 90 Persen Warga Tamansari Dukung Penataan

Regional
Telantar di Bandara Dubai, TKI Ini Selamat berkat Sebuah Posting di Facebook

Telantar di Bandara Dubai, TKI Ini Selamat berkat Sebuah Posting di Facebook

Regional
Banjir di Dharmasraya, 1 Bocah Tewas dan Warga Panjat Pohon Selamatkan Diri

Banjir di Dharmasraya, 1 Bocah Tewas dan Warga Panjat Pohon Selamatkan Diri

Regional
Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Regional
4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X