Plafon Kantor Bupati Mamuju Utara Runtuh, Pegawai Berhamburan - Kompas.com

Plafon Kantor Bupati Mamuju Utara Runtuh, Pegawai Berhamburan

Kompas.com - 11/09/2017, 15:24 WIB
Kompas TV Detik-Detik Runtuhnya Plafon di Bandara Terekem “CCTV”

MAMUJU UTARA,KOMPAS.com – Diduga karena tak kuat menahan beban lampu hias, plafon kantor Bupati Mamuju Utara, Sulawesi Barat tiba-tiba runtuh menimpa tangga lantai saat ratusan pegawai di kantor itu sedang sibuk bekerja, Senin (11/9/2017). Kerasnya benturan plafon yang menghantam lantai dan tangga menuju lantai dua menyebabkan para pegawai kaget.

Sekda Mamuju Utara Muhamamd Natsir mengatakan, dugaan sementara plafon tersebut tidak kuat menahan beban lampu hias yang beratnya mencapai puluhan kilogram.

“Kemungkinan penyebanya karena tak mapu menahan beban lampu. Dan beberapa saat lalu juga pernah diguncang gempa,” ujar Natsir saat dikonfrimasi.

Plafon yang runtuh itu persis di atas tangga menuju ruang kerja Bupati Mamuju Utara. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun suara benturan keras saat plafon ambruk sempat membuat pegawai panik dan berhamburan keluar ruangan.

Akibat peristiwa itu akses menuju ruang kerja bupati tidak bisa dilalui karena reruntuhan material masih berserakan.

Baca juga: Tangkap Ular Sanca Sepanjang 3 Meter di Plafon Rumah, Seorang Warga Terluka


EditorErlangga Djumena
Komentar

Terkini Lainnya

Pelapor Anggota DPR: Istri yang Lindungi Saat Ditendang, Dia dalam Pelukan Saya

Pelapor Anggota DPR: Istri yang Lindungi Saat Ditendang, Dia dalam Pelukan Saya

Megapolitan
Polisi Tambah Jumlah Personel Pengamanan Sidang Aman Abdurrahman

Polisi Tambah Jumlah Personel Pengamanan Sidang Aman Abdurrahman

Megapolitan
Alasan Polisi Larang Siaran Langsung Persidangan Aman Abdurrahman

Alasan Polisi Larang Siaran Langsung Persidangan Aman Abdurrahman

Megapolitan
Cara Bir Pletok Peci Merah Rebut Perhatian Pembeli

Cara Bir Pletok Peci Merah Rebut Perhatian Pembeli

Megapolitan
Apel HUT Jakarta Berlangsung, PNS Ngobrol dan Duduk di Barisan Belakang

Apel HUT Jakarta Berlangsung, PNS Ngobrol dan Duduk di Barisan Belakang

Megapolitan
Ramai-ramai Menolak 'Presidential Threshold'...

Ramai-ramai Menolak "Presidential Threshold"...

Nasional
Lepas dari Kandang, Singa di Kebun Binatang Belgia Ditembak Mati

Lepas dari Kandang, Singa di Kebun Binatang Belgia Ditembak Mati

Internasional
Mengaku Dikeroyok, Ronny Berencana Laporkan Anggota DPR RI Herman Hery ke MKD

Mengaku Dikeroyok, Ronny Berencana Laporkan Anggota DPR RI Herman Hery ke MKD

Megapolitan
Serba-serbi Mudik, Kisah Polisi Batang Temukan Anak Pemudik yang Ketinggalan di 'Rest Area'

Serba-serbi Mudik, Kisah Polisi Batang Temukan Anak Pemudik yang Ketinggalan di "Rest Area"

Regional
Aman Abdurrahman Bertopang Dagu Saat Hakim Bacakan Berkas Perkara

Aman Abdurrahman Bertopang Dagu Saat Hakim Bacakan Berkas Perkara

Megapolitan
Pemilik Toko Bakar Tokonya Sendiri demi Klaim Asuransi Rp 20 Miliar

Pemilik Toko Bakar Tokonya Sendiri demi Klaim Asuransi Rp 20 Miliar

Regional
Alasan Ketua DPR Tolak Hak Angket Pengangkatan Iriawan Sebagai Pj Gubernur Jabar

Alasan Ketua DPR Tolak Hak Angket Pengangkatan Iriawan Sebagai Pj Gubernur Jabar

Nasional
Beasiswa S1 dan S2 dari Macquarie University Australia

Beasiswa S1 dan S2 dari Macquarie University Australia

Edukasi
Lintasan Sepeda Velodrome di Rawamangun Pakai Kayu Siberia Sepanjang 250 Meter

Lintasan Sepeda Velodrome di Rawamangun Pakai Kayu Siberia Sepanjang 250 Meter

Megapolitan
Polisi Terapkan Penjagaan Ketat pada Persidangan Aman Abdurrahman

Polisi Terapkan Penjagaan Ketat pada Persidangan Aman Abdurrahman

Megapolitan

Close Ads X