Sakit Jantung, Jemaah Haji Asal Magelang Meninggal di Pesawat

Kompas.com - 11/09/2017, 09:27 WIB
Ilustrasi jantung yodiyimIlustrasi jantung
|
EditorReni Susanti

MAGELANG, KOMPAS.com - Seorang jemaah haji asal Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, meninggal dunia di pesawat saat dalam perjalan kembali ke Tanah Air, Minggu (10/9/2017) sore.

Jamaah itu bernama Siamah Djoyodikromo Marto (66), asal Dusun Kayupuring Tengah, RT 01, RW 14, Desa Banyusari, Kecamatan Grabag. Almarhumah masuk kloter 12 yang dijadwalkan tiba di Kabupaten Magelang Minggu malam.

"Almarhumah meninggal sesaat sebelum pesawat mendarat di Bandara Adi Soemarno, Boyolali, Jawa Tengah," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Umrah dan Haji Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang, Muslih.

Menurut Muslih, almarhumah meninggal dunia akibat sakit jantung. Setelah pesawat mendarat di bandara sekitar pukul 16.41 WIB, jenazah Siamah diturunkan lebih dulu lalu diantar ke asrama haji Donohudan menggunakan ambulan.


(Baca juga: Usai Wukuf, Seorang Jemaah Haji Asal Ponorogo Meninggal Dunia)

"Setelah serah terima jenazah, langsung kita evakuasi ke rumah almarhumah diantar mobil jenazah operasional Kanwil (Debarkasi) Solo," terang Muslih.

Dia menyebutkan, sesuai jadwal, jamaah haji asal Kabupaten Magelang kloter 12 tiba Minggu malam. Jumlah jamaah yang masuk di kloter tersebut sebanyak 351 orang, termasuk almarhumah.

Jadwal pemulangan selanjutnya, untuk jamaah kloter 58 dan 59 pada Senin (11/9/2017). Kemudian kloter terakhir 60, dijadwalkan tiba hari Selasa (12/9/2017).

Sebelumnya, dua jamaah haji asal Kabupaten Magelang meninggal dunia di Tanah Suci.

Keduanya adalah Martiah (78), asal Dusun Kalangan, Desa Adikaton, Kecamatan Muntilan, dan Suwarno asal Dusun Sledekan, Desa Sriwedari, Kecamatan Salaman. Mereka meninggal di Mina, Sabtu (2/9/2017). 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X