Setelah PKB, Ridwan Kamil Merapat ke Partai Demokrat dan PPP

Kompas.com - 30/08/2017, 21:12 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui di Hotel Best Western Bandung, Jumat (25/8/2017) sore. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui di Hotel Best Western Bandung, Jumat (25/8/2017) sore.
|
EditorErlangga Djumena

BANDUNG, KOMPAS.com - Bakal calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berencana melakukan konsolidasi dengan Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk memperkuat dukungan di Pilkada Jabar 2018.

Ridwan Kamil telah mengantongi 12 kursi dukungan hasil dari penjajakan bersama Partai Nasdem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Untuk menggenapkankan syarat dukungan minimal 20 kursi, dia pun berencana melakukan pertemuan dengan Partai Demokrat dan PPP dalam waktu dekat. "Sedang mengkonsolidasikan dengan PPP dan Demokrat. Dua partai itu yang intens," ucap Emil, sapaan akrabnya saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Rabu (30/8/2017).

Ridwan Kamil memang kian aktif mencari dukungan parpol pengusung di tengah kian mepetnya waktu persiapan pilkada. Apalagi sejumlah bakal calon gubernur lain kian masif melakukan pergerakan politik. Meski begitu, Emil mengaku enggan terburu-buru dalam menentukan langkah politiknya.

Baca juga: Ridwan Kamil: Kalau Jabar Mau Maju, Demokratis-Religius Harus Koalisi

"Dengan Demokrat intensif. Intinya mah politik bukan matematika. Politik itu ilmu segala yang mungkin. Deadline-nya pas di hari pendaftaran," ucapnya.

"Saya berhitung waktu saja, dalam proses menjadi calon ini, bukan sosialisasinya. Tapi nanti pas bergerak. Jabar sangat luas jadi gak jadi, siap tidak siap saya tiap hari bergerak, bergerak secara digital di hari kerja, bergerak secara fisik di akhir pekan," katanya.

Demokrat sendiri mempunyai 12 kursi di DPRD Jabar. Sementara PPP 9 kursi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesaksian Tetangga Temukan Guru SD Tewas dalam Ember: Saya Tidak Kuat Melihat Jenazahnya..

Kesaksian Tetangga Temukan Guru SD Tewas dalam Ember: Saya Tidak Kuat Melihat Jenazahnya..

Regional
Kasus Positif Corona Jabar Pecah Rekor, Bertambah 962 Orang dalam Sehari

Kasus Positif Corona Jabar Pecah Rekor, Bertambah 962 Orang dalam Sehari

Regional
Lima Burung Langka Serindit Melayu Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Lima Burung Langka Serindit Melayu Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Regional
Wali Kota Magelang Bertemu Ganjar Pranowo Bahas Aset Eks Mako Akabri

Wali Kota Magelang Bertemu Ganjar Pranowo Bahas Aset Eks Mako Akabri

Regional
Kisah Pilu Elisa, Ditandu untuk Berobat, Tewas Saat Jembatan yang Dilalui Putus

Kisah Pilu Elisa, Ditandu untuk Berobat, Tewas Saat Jembatan yang Dilalui Putus

Regional
Gara-gara Mandi di Depan Rumah, Gadis 16 Tahun Hampir Diperkosa Tetangga

Gara-gara Mandi di Depan Rumah, Gadis 16 Tahun Hampir Diperkosa Tetangga

Regional
Tak Punya Riwayat Penyakit Lain, Mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang Sembuh dari Covid-19

Tak Punya Riwayat Penyakit Lain, Mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang Sembuh dari Covid-19

Regional
Ayah Cabuli Anak Tiri Selama 6 Tahun, Pelaku Ancam Bunuh Ibu dan Adik

Ayah Cabuli Anak Tiri Selama 6 Tahun, Pelaku Ancam Bunuh Ibu dan Adik

Regional
Rampas Senpi Polisi Saat Diringkus, Maling Ini 7 Jam Dicari, Ternyata Sembunyi di Plafon Rumah

Rampas Senpi Polisi Saat Diringkus, Maling Ini 7 Jam Dicari, Ternyata Sembunyi di Plafon Rumah

Regional
Batal Maju Pilkada Batam Via Jalur Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Dilirik Golkar

Batal Maju Pilkada Batam Via Jalur Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Dilirik Golkar

Regional
Gara-gara Tak Tahu Jam Acara Nikah Anaknya, Ibu Ini Mengamuk, Ijab Kabul Tertunda

Gara-gara Tak Tahu Jam Acara Nikah Anaknya, Ibu Ini Mengamuk, Ijab Kabul Tertunda

Regional
Oknum Petugas P2TP2A Diduga Cabuli Gadis Korban Perkosaan, Diburu Polisi dan Sesal Sang Ayah

Oknum Petugas P2TP2A Diduga Cabuli Gadis Korban Perkosaan, Diburu Polisi dan Sesal Sang Ayah

Regional
Melawan Saat Ditangkap, Maling Ini Berhasil Lukai 2 Polisi dan Rampas Senpi

Melawan Saat Ditangkap, Maling Ini Berhasil Lukai 2 Polisi dan Rampas Senpi

Regional
Belanja Online di Lumbung Pangan Jatim, Program Gratis Ongkir Kini Jangkau 19 Daerah

Belanja Online di Lumbung Pangan Jatim, Program Gratis Ongkir Kini Jangkau 19 Daerah

Regional
Buang Bayinya di Tempat Sampah, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Buang Bayinya di Tempat Sampah, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X