Ridwan Kamil: Kalau Jabar Mau Maju, Demokratis-Religius Harus Koalisi

Kompas.com - 30/08/2017, 19:49 WIB
Bakal Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui wartawan di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Rabu (30/8/2017) KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIBakal Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui wartawan di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Rabu (30/8/2017)
|
EditorErlangga Djumena

BANDUNG, KOMPAS.com - Bakal calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Pilkada Jabar 2018.  Sebelumnya, Ridwan Kamil telah lebih dahulu diusung Partai Nasdem.

Menurut Ridwan, kolaborasi program partai berideologi nasionalis dan religius sangat cocok untuk diimplementasikan di kawasan Jawa Barat yang didominasi wilayah pedesaan. Hal itu pula yang dia sampaikan saat melakukan penjajakan dengan para petinggi PKB.

"Saya bilang Jabar kalau mau maju koalisi itu harus komunikasi demokratis dan religius. Nah nasionalisnya terwakili Nasdem, Islamnya PKB," ucap Emil, sapaan akrabnya di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Rabu (30/8/2017).

Oleh karena itu dalam proses komunikasinya dengan PKB, Emil menyetujui pesan petinggi PKB yang memintanya untuk lebih memperhatikan kawasan pedesaan.

Baca juga: Syarat PKB untuk Ridwan Kamil di Pilkada Jabar 2018

"Saya kira tanpa diminta pun, pilar pembangunan desa pasti didahulukan, karena hasil survei empat isu Jabar itu, ekonomi, lapangan kerja, daya beli, dan harga pangan," ucapnya.

Emil mengaku punya keserasian visi dan misi yang di bawa PKB untuk program Jawa Barat. Dia pun berterima kasih kepada para petinggi PKB yang telah memberikan komitmen untuk mendukungnya di Pilkada Jabar.

"Maka tentulah pada yang mendukung saya ucapkan terima kasih berarti ada kecocokan. PKB juga tidak banyak memberikan syarat," ujar dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X