Kompas.com - 29/08/2017, 17:14 WIB
Puluhan calon jamaah umrah di Kabupaten Aceh Barat melakukan aksi konvoi dengan berjalan kaki mulai dari depan Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh menuju Mapolres Aceh Barat. KOMPAS.com/RAJA UMARPuluhan calon jamaah umrah di Kabupaten Aceh Barat melakukan aksi konvoi dengan berjalan kaki mulai dari depan Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh menuju Mapolres Aceh Barat.
|
EditorReni Susanti

MEULABOH, KOMPAS.com - Sebanyak 164 calon jamaah umrah yang gagal diberangkatkan ke tanah suci sejak dua tahun lalu oleh pemilik Azizi Travel and Tour cabang Aceh Barat, mendatangi Mapolres setempat.

Mereka mempertanyakan proses hukum pemilik travel, Cut Mega Putri, yang telah dilaporkan ke Polres Aceh Barat sejak enam bulan lalu.

“Kami mendatangi Mapolres Aceh Barat hari ini untuk mempertanyakan proses hukum terhadap HJ Cut Mega Putri yang kami laporkan terkait kasus penipuan keberangkatan haji,” kata Tgk Saifuddin, salah satu calon jamaah umrah yang menjadi korban penipuan Azizi Travel and Tour, Selasa (29/8/2017).

Pantauan kompas.com; puluhan calon jamah umrah yang gagal berangkat dua tahun lalu itu mendatangi Mapolres Aceh Barat dengan berjalan kaki. Mereka bergerak dari halaman Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh.

(Baca juga: Sudah Manasik dan Syukuran, Korban First Travel Ini Gagal Umrah)

Dalam aksinya, mereka mengenakan pakaian lengkap layaknya ingin berangkat ke tanah suci. Sesekali mereka bershalawat kepada nabi sembari membentangkan spanduk dan poster bertuliskan agar uang mereka dikembalikan.

“Sudah dua tahun kami tertipu, tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda uang kami dikembalikan oleh HJ Cut Putri pemilik travel. Malah dari total 164 calon jamaah umrah yang mendaftar, 4 orang di antaranya telah meninggal dunia,” sebut Tgk Saifuddin.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Teguh Priyambodo Nugroho menjelaskan, proses hukum terhadap terlapor sudah digelar di Polda Aceh. Saat ini, status HJ Cut Mega Putri sebagai tersangka.

“Untuk laporan kasus terkait penyelenggaraan ibadah umroh umrah sudah kita lakukan penyidikan dan gelar perkara baik di Polda Aceh maupun di Kejaksaan. Upaya lain juga kita lakukan pemblokiran rekening pribadi milik Cut Mega,” ungkap Teguh.

(Baca juga: Warga Mengamuk Karena Gagal Umrah)

Dari 164 calon jamaah umrah yang gagal diberangkatkan, empat di antaranya sudah meninggal. Sedangkan sisanya didominasi lansia.

Dalam aksinya, sambung Teguh, mereka hanya menuntut agar uang perjalanan ibadah umrah yang telah mereka setor sebesar Rp 16 juta hingga Rp 18 juta per orang dikembalikan. Adapun total kerugian korban mencapai Rp 3 miliar.

"Masing-masing telah menyetor sejak dua tahun lalu mulai dari Rp 16 juta hingga Rp 18 juta setiap orangnya, total sekitar Rp 3 milliar,” tutupnya.

Kompas TV Karena dirasa mustahil untuk memberangkatkan lewat biro perjalanan First Travel, kini para korban meminta pengembalian dana.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.