Solo Punya Mobil Paspor Keliling

Kompas.com - 25/08/2017, 20:40 WIB
Seorang petugas mobil keliling paspor sedang menunggu warga yang hendak membuat paspor, Jumat (25/8/2017). KOMPAS.com/ M WismabrataSeorang petugas mobil keliling paspor sedang menunggu warga yang hendak membuat paspor, Jumat (25/8/2017).
|
EditorErlangga Djumena

SOLO, KOMPAS.com - Pelayanan paspor keliling diluncurkan di Kota Solo. Hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Pusat, Cucu Kuswara saat menghadiri acara Pekan Kerja Nyata Revolsi Mental 2017 di Stadioan Manahan, Solo, Jumat (25/8/2017).

Kota Solo merupakan kota pertama untuk operasional pelayanan tersebut.

"Dalam proses pelayanan di mobil keliling, warga bisa membawa Kartu Tanda Penduduk, kartu keluarga, akta kelahiran, ijazah baik fotokopi maupun asli. Kemudian pemohon juga bisa melakukan foto dan cek sidik jari," kata Cucu.

Setelah itu, pemohon akan menunggu waktu verifikasi kurang lebih tiga hari.  Untuk kemudian pemohon diminta untuk mengambil paspor di kantor Imigrasi Kelas I Surakarta.

Cucu menambahkan, salah satu fungsi mobil keliling paspor tersebut adalah efisiensi waktu pelayanan. "Saat ini ada satu mobil dan seminggu sekali beroperasi di Car Free Day jalan Slamet Riyadi Solo," katanya.

Baca juga: Begini Cara Daftar Antrean Online Pemohon Paspor

Salah satu warga Sragen, Sukarni, saat ditemui di mobil pelayanan paspor mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan keliling paspor. Menghemat waktu dan tidak harus mengantre di Kantor Imigrasi Surakarta.

"Yang jelas tidak usah antre di kantor, dan biasanya antrenya lama. Asal kita bawa syarat lengkap, akan cepat dilayani," ucap dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Regional
Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Regional
Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum

Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum

Regional
Warga Gorontalo yang Ikut Pertemuan Jemaah Tabligh di Gowa Diisolasi

Warga Gorontalo yang Ikut Pertemuan Jemaah Tabligh di Gowa Diisolasi

Regional
Dua Kasus Pertama Positif Corona di Lombok Barat, Pasien Ikut Kegiatan Jemaah Tabligh di Gowa

Dua Kasus Pertama Positif Corona di Lombok Barat, Pasien Ikut Kegiatan Jemaah Tabligh di Gowa

Regional
Pemakaman Jenazah Perawat Positif Corona di Semarang Ditolak Warga, Sekda Prihatin

Pemakaman Jenazah Perawat Positif Corona di Semarang Ditolak Warga, Sekda Prihatin

Regional
Warga Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan di Kebun Karet, Ini Faktanya

Warga Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan di Kebun Karet, Ini Faktanya

Regional
Sakit Hati, Menantu Curi Mobil Mertua, Disimpan di Tempat Parkir Hotel

Sakit Hati, Menantu Curi Mobil Mertua, Disimpan di Tempat Parkir Hotel

Regional
Dalam Sehari, 5 PDP di RSUD Soedarso Pontianak Meninggal Dunia

Dalam Sehari, 5 PDP di RSUD Soedarso Pontianak Meninggal Dunia

Regional
PSBB, Ini 6 Rute Kereta Api yang Masih Beroperasi ke Jakarta

PSBB, Ini 6 Rute Kereta Api yang Masih Beroperasi ke Jakarta

Regional
Delapan Anggota Keluarga Almarhum Bupati Morowali Utara Positif Covid-19

Delapan Anggota Keluarga Almarhum Bupati Morowali Utara Positif Covid-19

Regional
Kronologi Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Kronologi Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Regional
Mudik Dari Jakarta, Seorang Baby Sitter Meninggal, Statusnya PDP Covid-19

Mudik Dari Jakarta, Seorang Baby Sitter Meninggal, Statusnya PDP Covid-19

Regional
Gunung Merapi Kembali Meletus, Tinggi Kolom Capai 3.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Meletus, Tinggi Kolom Capai 3.000 Meter

Regional
Lagi, 2 Pasien Positif Corona di Kota Jayapura Meninggal Dunia

Lagi, 2 Pasien Positif Corona di Kota Jayapura Meninggal Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X