Kompas.com - 03/08/2017, 20:29 WIB
Salah satu korban investasi bodong, Fitri (21) sambil menggendong anaknya saat menunjukkan bukti uang yang diinvestasikannya di Mapolres Malang Kota, Rabu (2/8/2017) KOMPAS.com / Andi HartikSalah satu korban investasi bodong, Fitri (21) sambil menggendong anaknya saat menunjukkan bukti uang yang diinvestasikannya di Mapolres Malang Kota, Rabu (2/8/2017)
|
EditorErlangga Djumena

MALANG, KOMPAS.com - Julisa Cancerita alias Mirna Cempluk (32), terduga pelaku investasi bodong akhirnya menyerahkan diri ke pihak Polres Batu, Jawa Timur. Saat ini, Julisa sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan.

Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto mengatakan, pelaku menyerahkan diri pada Rabu (2/8/2017) sekitar pukul 15.30 WIB. Pelaku lantas diperiksa dan keesokan harinya ditetapkan sebagai tersangka.

"Yang bersangkutan datang menyerahkan diri. Yang bersangkutan sudah merasa resah diuber-uber para korban-korbannya," katanya, Kamis (3/8/2017).

Sementara itu, sudah ada 21 korban dengan kerugian Rp 827 juta yang ditangani oleh Polres Batu. Empat korban berasal dari Kota Batu dan sisanya berasal dari Tulungagung, Jember, Banyuwangi, Kota Malang, Kabupaten Malang dan Surabaya.

Baca juga: Berawal dari Facebook, Fitri dan Novi Jadi Korban Investasi Bodong

Budi menyebutkan, awalnya pelaku berjualan perlengkapan bayi sejak tahun 2015. Namun usahanya itu tutup pada Juni 2016. Pelaku lalu menawarkan investasi melalui akun Facebooknya.

Bisnis itu sempat berjalan namun pada akhirnya juga bangkrut. Meski demikian, pelaku tetap menerima uang transfer sebagai uang investasi dari korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Harusnya meng-close, tapi itu tetap berjalan. Kemarin itu masih ada yang akan mentransfer uang. Sekitar Rp 125 juta untuk bersangkutan," ucapnya.

Atas kasus itu, polisi mengamankan barang bukti berupa buku tabungan milik pelaku dan bukti transfer dari sejumlah korban. Pelaku dikenakan pasal 372 dan 378 tentang penipuan dan penggelapan serta UU ITE nomor 19 tahun 2016 dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Sebelumnya sejumlah korban investasi bodong melapor ke polisi, termasuk ke Polres Malang Kota dan Polres Batu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X