Ibu yang Menamparnya Juga Lapor Polisi, Ini Respons Petugas Bandara

Kompas.com - 06/07/2017, 10:58 WIB
EW (berbaju hitam), personil Avsec Bandara Sam Ratulangi Manado saat memberikan keterangan pers, Kamis (6/7/2017). Kompas.com/Ronny Adolof BuolEW (berbaju hitam), personil Avsec Bandara Sam Ratulangi Manado saat memberikan keterangan pers, Kamis (6/7/2017).
|
EditorCaroline Damanik

MANADO, KOMPAS.com - EW (21), petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Sam Ratulangi Manado yang ditampar calon penumpang Batik Air ID6275 saat diminta melepas jam tangan di Security Check Point (SCP) 2, Rabu (5/7/2017) pagi, menyerahkan proses hukum kepada polisi.

EW dan rekannya, AM, yang juga mengalami perlakuan serupa di lengannya, telah melaporkan JW, pelaku tersebut, ke pihak berwajib atas dugaan penganiayaan. JW juga sudah melaporkan keduanya ke polisi atas aduan perbuatan tidak menyenangkan.

"Semua yang saya lakukan sudah sesuai aturan demi keselamatan penerbangan," ucap EW dalam konferensi pers, Kamis (6/7/2017).

(Baca juga: Ibu yang Tampar Petugas Bandara Juga Lapor Polisi)

PTS General Manager Bandara Sam Ratulangi Erik Susanto menuturkan, sesuai prosedur semua orang yang akan melewati SCP 2 harus menanggalkan barang yang mengandung logam.

JW, lanjut dia, tidak terima saat diminta menanggalkan jam tangannya sehingga marah dan memukul AM. Melihat itu, EW datang melerai. Bukannya mereda, JW justru menampar EW di bagian wajah sebelah kiri.

Peristiwa itu kemudian menjadi viral setelah video yang merekam adegan tersebut disebar melalui media sosial.

"Semua yang dikerjakan oleh pegawai sekuriti kami, sudah sesuai dengan prosedur serta aturan demi keselamatan penumpang," ujar Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah VIII, Manado, Widyo Praptono.

(Baca juga: Kronologi Kejadian Seorang Ibu Tampar Petugas Bandara di Manado)

Menurut dia, hal ini sudah sesuai dengan UU No 1 Tahun 2009, pasal 335 tentang keselamatan penerbangan.

"Sesuai aturan yang ada, semua barang angkutan dan penumpang, harus melalui pemeriksaan x-ray, demi keselamatan penerbangan," ungkap Praptono.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya telah menuliskan tanggapannya di akun Twitter miliknya dan meminta peristiwa itu diproses hukum.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo membenarkan insiden tersebut dan menjelaskan bahwa laporan pidana tersebut tetap akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesal Ditegur Polisi, Agus Banting Batu Besar ke Sepeda Motornya, Sudah Minta Maaf

Kesal Ditegur Polisi, Agus Banting Batu Besar ke Sepeda Motornya, Sudah Minta Maaf

Regional
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Bulukumba

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Bulukumba

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kasus Rp 1 Miliar di Rekening Hilang | Sulitnya Yasidah Urus Surat Kematian

[POPULER NUSANTARA] Kasus Rp 1 Miliar di Rekening Hilang | Sulitnya Yasidah Urus Surat Kematian

Regional
Ditegur Polisi Saat Razia, Pria Ini Rusak Motornya dengan Batu Besar

Ditegur Polisi Saat Razia, Pria Ini Rusak Motornya dengan Batu Besar

Regional
Terekam CCTV, Pria Pukuli ATM dengan Palu, Tantang Warga yang Menegurnya

Terekam CCTV, Pria Pukuli ATM dengan Palu, Tantang Warga yang Menegurnya

Regional
Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Regional
Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Regional
Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X