Ganjar Sebut Kecelakaan Bus Rosalia Tanggung Jawab Pemprov Jateng

Kompas.com - 28/06/2017, 12:40 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau langsung lokasi kecelakaan maut bus Rosalia Indah di jalur Bayeman, Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Rabu (28/6/2017). Dok. Humas Polres PurbalinggaGubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau langsung lokasi kecelakaan maut bus Rosalia Indah di jalur Bayeman, Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Rabu (28/6/2017).
|
EditorReni Susanti

PURBALINGGA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau langsung lokasi kecelakaan maut bus Rosalia Indah di jalur Bayeman, Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Rabu (28/6/2017).

Dalam tinjauannya tersebut, Ganjar menilai, jika infrastruktur penunjang seperti marka kejut (polisi tidur) dan jalur penyelamat ada di titik rawan, tragedi kecelakaan yang terjadi tepat di H-1 lebaran itu dapat dihindarkan.

"Ini memang tanggung jawab kami, karena ini jalur provinsi, kami akan berkoordinasi dengan instansi samping untuk merealisasikan marka kejut dan jalur penyelamat di titik-titik yang rawan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Unit Laka Satlantas Polres Purbalingga, Iptu R Manggala Agung SM SIK mengatakan, fatalitas kecelakaan bus Rosalia Indah yang menewaskan empat penumpang, Sabtu (24/6/2017) yakni karena tidak adanya guard rail atau pagar pengaman di bibir jurang.


(Baca juga: Bus Rosalia Indah Terjun ke Jurang, Warga Dengar Dentuman dan Rintihan Minta Tolong)

"Jika saja di bahu jalan yang berbatasan langsung dengan jurang itu dipasang guard rail, mungkin tidak sefatal ini kejadiannya," ujarnya.

Untuk itu, Manggala yang mendampingi langsung Gubernur Ganjar di lokasi, meminta agar secepatnya ada pemasangan guard rail di titik-titik yang berbatasan langsung dengan jurang di sepanjang jalur tengkorak tersebut.

(Baca juga: Daftar Korban Tragedi Bus Rosalia Indah di Bayeman Purbalingga)

Diberitakan sebelumnya, bus patas eksekutif Rosalia Indah dengan nomor polisi AD 1505 AU jurusan Jakarta-Yogyakarta terjun ke dalam jurang di ruas Jalan Bayeman, tepatnya di RT 1 RW 9 Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (24/6/2017) pukul 03.00 WIB.

Empat penumpang dilaporkan meninggal dunia, sedangkan 36 orang lainnya termasuk 1 sopir dan 1 awak bus mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Regional
4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X