Pemudik Korban Selamat Kecelakaan di Bali Alami Trauma dan Menangis

Kompas.com - 18/06/2017, 23:33 WIB
Taufik Hidayat (Tengah Berpeci), Warga Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Jember, Jawa Timur, Merupakan Salah Satu Korban Selamat Kejadian Kecelakaan Maut di Jalur Mudik Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. KOMPAS.com/ Ahmad WinarnoTaufik Hidayat (Tengah Berpeci), Warga Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Jember, Jawa Timur, Merupakan Salah Satu Korban Selamat Kejadian Kecelakaan Maut di Jalur Mudik Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali.
|
EditorFarid Assifa

JEMBER, KOMPAS.com - Taufik Hidayat, salah satu korban selamat dari kecelakaan maut di jalur mudik Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, terlihat masih shock dan trauma atas kejadian yang menimpa dirinya bersama korban lainnya.

Warga Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Jember, Jawa Timur, ini tiba di rumahnya bersama dengan delapan korban meninggal, Minggu (18/6/2017).

Baca juga: Delapan Pemudik Tewas akibat Kecelakaan Maut di Jembrana Bali

Raut wajahnya masih terlihat pucat, bahkan dia terus menangis saat ditanya tentang kecelakaan maut tersebut.

Begitu tiba di rumahnya, Taufik langsung dipeluk dan disambut isak tangis kedua orangtuanya.

"Ya Allah nak, Ya Allah nak," kata Sunarsih, ibu Taufik.

Sambil terbata-bata, Sunarsih menceritakan kejadian yang dialami putranya itu.

"Sebelum berangkat, anak saya telepon kalau akan berangkat pukul 4 sore waktu Bali. Saya waktu itu bilang, kok nggak pulang setelah buka puasa saja, kan sudah nanggung maghrib," katanya.

Saat itu, Taufik mengaku akan berangkat bersama-sama seluruh rekan-rekannya.

"Waktu itu saya sebenarnya sudah tidak enak perasaan, karena pulangnya sore, kan nanggung maghrib. Tetapi saya bilang pada dia, semoga selamat perjalanan, dan jangan lupa membaca Al Quran di perjalanan," kata Sunarsih.

Barulah kemudian, sekitar pukul 21.00 WIB, Taufik menelepon dirinya, dan mengabarkan bahwa dia mengalami kecelakaan hebat di wilayah Gilimanuk.

"Saya waktu itu langsung lemas, karena dikabari ada yang meninggal dunia. Saya akhirnya menghubungi pak (ketua) kampung di sini, dan langsung berangkat ke Bali," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

Regional
Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Regional
Pelindo Bantah Kapalnya 'Kencing' di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Pelindo Bantah Kapalnya "Kencing" di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

Regional
Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Regional
Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Regional
Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Regional
Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Regional
Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Regional
Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Regional
5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

Regional
Ini Alasan PAUD Tempat Penitipan Balita Tewas Tanpa Kepala di Samarinda Ditutup

Ini Alasan PAUD Tempat Penitipan Balita Tewas Tanpa Kepala di Samarinda Ditutup

Regional
Ma'ruf Amin Sebut Solusi Militer Tak Sepenuhnya Atasi Konflik, Malah Menyisakan Dendam

Ma'ruf Amin Sebut Solusi Militer Tak Sepenuhnya Atasi Konflik, Malah Menyisakan Dendam

Regional
Harga Cabai di Tegal Meroket

Harga Cabai di Tegal Meroket

Regional
Ketahuan Edarkan Uang Palsu, Pria di Gowa Nyaris Diamuk Warga

Ketahuan Edarkan Uang Palsu, Pria di Gowa Nyaris Diamuk Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X