Terjatuh dan Ditertawai Saat "Freestyle", Geng Motor Serang Warga

Kompas.com - 08/06/2017, 06:19 WIB
Belasan aparat kepolisian melakukan penjagaan pasca tawuran antara warga dengan kawanan geng motor di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kamis, (8/6/2017). KOMPAS.com / ABDUL HAQBelasan aparat kepolisian melakukan penjagaan pasca tawuran antara warga dengan kawanan geng motor di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kamis, (8/6/2017).
|
EditorFarid Assifa

GOWA, KOMPAS.com - Puluhan anggota geng motor di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menyerang warga perumahan, Rabu (7/6/2017).

Warga kemudian melakukan perlawanan hingga membuat kawanan geng motor kocar-kacir dan kabur meninggalkan satu sepeda motor milik salah satu pelaku.

Penyerangan itu terjadi di Jalan Yusuf Bauti, Kelurahan Manggarupi, Kecamatan Sombaopu, pada pukul 21.30 Wita.

Baca juga: Membegal, Belasan Anggota Geng Motor di Bandung Ditangkap

Awalnya, sejumlah berandalan bermotor itu melakukan atraksi atau freestyle. Salah satu dari mereka terjatuh dari sepeda motornya. Kejadian itu menjadi bahan tertawaan warga.

Merasa tersinggung, kawanan geng motor yang didominasi remaja ini menyerang warga Perumahan Citra Garden.

"Jatuh waktu angkat-angkat motor, baru ada yang tertawai. Dari situ, dia marah dan pulang tapi kembali bawa teman-temannya kurang lebih tiga puluh orang," kata Daeng Gassing, salah seorang warga.

Para pelaku langsung menyerang warga menggunakan busur panah serta senjata tajam lainnya.

Tak terima diserang, warga kemudian melakukan perlawanan hingga terjadi aksi lempar batu. Kerasnya perlawanan warga mengakibatkan kawanan geng motor ini mundur.

Belasan aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung membubarkan tawuran ini.

Mengetahui polisi datang, kawanan geng motor ini memilih kabur dan meninggalkan satu unit sepeda motor Honda Beet DD 5330 BV milik salah seorang pelaku yang identitasnya telah dikantongi polisi.

"Identitas otak utama penyerangan maupun pemilik motor yang ditinggalkan oleh pelaku telah kami kantongi dan sementara dalam pengejaran anggota," kata AKP Mangngatas Tambunan, kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Polres Gowa yang dikonfirmasi Kamis (8/6/2017) pukul 01.00 Wita.

Baca juga: Diduga Diserang Anggota Geng Motor, Dua Mahasiwa di Ambon Babak Belur

Pasca-kejadian ini, belasan aparat kepolisian bersiaga di sekitar lokasi kejadian guna mengantisipasi tawuran susulan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Kerugian materil pun nihil.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Regional
Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X