Mesin Rusak, Kapal Berpenumpang 4 Orang di Kupang Hilang - Kompas.com

Mesin Rusak, Kapal Berpenumpang 4 Orang di Kupang Hilang

Kompas.com - 15/05/2017, 22:09 WIB
KOMPAS.com/Hendra Cipto Ilustrasi kapal nelayan di Sungai Jeneberang, Kelurahan Barombong, Makassar, Rabu (23/12/2015).

KUPANG, KOMPAS.com - Sebuah kapal motor berukuran 3 GT (gross tonage) yang dinahkodai Khaeruddin (30), mengalami kerusakan mesin saat mencari ikan di Perairan Pulau Tabui, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (15/5/2017).

Akibatnya, kapal yang memuat tiga orang anak buah kapal (ABK) itu dilaporkan hilang. Kepala Kantor SAR Kupang Gede Ardana mengatakan, informasi hilangnya kapal itu diketahui pihaknya dari seorang Petugas Tagana Dinas Sosial Provinsi NTT yang bernama Sulastri.

“Setelah menerima laporan itu, kita kemudian melakukan koordinasi dengan BPBD Provinsi NTT, Tagana Provinsi NTT, dan keluarga korban yang mengaku sudah hilang kontak dengan para korban,” ujar Ardana.

 

(Baca juga: "Speedboat" yang Hilang di Derawan Ditemukan)

Pihak SAR, sambung Ardana, mengambil langkah cepat dengan menerjunkan tiga orang tim rescue dengan 11 orang ABK menuju lokasi kejadian guna melaksanakan operasi SAR.

“Saat ini Tim SAR sedang berlayar dengan menggunakan kapal rescue boat 308 masih melakukan pencarian di sekitar Pulau Semau,” tutupnya. 

 


Komentar

Terkini Lainnya

Cari Bibit Lombok, Seorang Warga Temukan Mayat Bayi yang Dikerubuti Lalat

Cari Bibit Lombok, Seorang Warga Temukan Mayat Bayi yang Dikerubuti Lalat

Regional
Pengacara Novanto Berharap Hakim Pertimbangkan Pembelaan Terdakwa

Pengacara Novanto Berharap Hakim Pertimbangkan Pembelaan Terdakwa

Nasional
Kim Jong Un Jenguk Korban Kecelakaan Bus Wisata di Rumah Sakit

Kim Jong Un Jenguk Korban Kecelakaan Bus Wisata di Rumah Sakit

Internasional
Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

Nasional
Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

Regional
Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Regional
Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Nasional
Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

Megapolitan
Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Nasional
Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Nasional
Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Internasional
Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Regional
Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Internasional
Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Nasional
Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Nasional

Close Ads X