Kompas.com - 10/05/2017, 21:20 WIB

BLORA, KOMPAS.com - Penulis buku "Jokowi Undercover: Melacak Jejak Sang Pemalsu Jatidiri", Bambang Tri Mulyono dituntut empat tahun kurungan penjara oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Blora, Jawa Tengah, Rabu (10/5/2017).

Hasil evaluasi dari tim JPU, terdakwa dinilai secara sah telah melanggar Pasal 28 ayat 2, jo Pasal 45 A ayat 2 UU 19/2016 atas perubahan UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektroni (ITE), jo Pasal 64 ayat 1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca juga: Penulis Buku "Jokowi Undercover" Segera Disidang di Blora

Di kursi pesakitan, Mas Mul, panggilannya itu, lebih sering terlihat menunduk mendengarkan uraian tuntutan jaksa hingga akhir sidang di hadapan Majelis Hakim yang dipimpin oleh Mammurin Kusumastuti.

"Atas perbuatan terdakwa, kami menuntut majelis hakim untuk menjatuhkan hukuman empat tahun kepada terdakwa," kata JPU, Khafid Supriyanto saat membacakan tuntutan di persidangan.

Dijelaskan Khafid, perbuatan warga Dusun Jambangan, Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan, Blora, tersebut dianggap nyata telah menjatuhkan kehormatan serta mencemarkan nama baik Presiden Rebuplik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi).

"Di samping itu, terdakwa merasa tidak bersalah atas perbuatannya. Perbuatan terdakwa memicu perpecahan dan permusuhan antar-suku, agama, ras, dan antar golongan," katanya.

Sanksi yang meringankan terdakwa, sambung dia, di antaranya Mas Mul tercatat tak pernah bersinggungan dengan hukum. Selain itu, terdakwa juga memiliki tanggung jawab untuk menanggung biaya hidup istri dan kedua anaknya.

"Terdakwa ini tulang punggung keluarga," pungkasnya.

Sidang selanjutnya dijadwalkan akan digelar pada Senin (15/5/2017) mendatang, dengan agenda pembacaan pembelaan (pledoi) dari pihak terdakwa.

"Awal pekan depan adalah sidang pledoi dari terdakwa," kata ketua Majelis Hakim.

Baca juga: Polisi Pastikan Bambang Tri Biayai Sendiri Buku "Jokowi Undercover"

Sementara itu, seusai sidang, Mas Mul memilih bungkam menghindari pertanyaan wartawan. Ia pun langsung beranjak meninggalkan ruang sidang.

Kompas TV Diskon, diskon, diskon. Buku impor diobral dengan diskon mencapai 80 persen.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Regional
Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Regional
Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.