Polisi Tangkap 3 Penyelundup Narkoba di Lapas Maros

Kompas.com - 18/03/2017, 06:27 WIB
ILUSTRASI SHUTTERSTOCKILUSTRASI
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com - Anggota Satuan Narkoba Polres Maros menangkap tiga pembesuk yang menyelundupkan sabu untuk tahanan Lapas Klas 2 A Kabupaten Maros, Jumat (17/3/2017) petang.

Ketiga pembesuk tahanan tersebut masing-masing bernama H Syarif, Hari P dan seorang wanita bernama Retia.

Baca juga: Selundupkan Narkoba ke Jakarta, Petugas Bandara Ngurah Rai Ditangkap

Ketiganya menyelundupkan sabu dengan cara menyembunyikan barang haram tersebut ke roti brownis "Amanda". Satu sachet sabu tersebut hendak diberikan kepada seorang tahanan bernama Rahmat yang merupakan anggota Satuan Sabhara Polda Papua Barat, namun bisa digagalkan aparat. Ketiganya diringkus oleh polisi yang dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Maros, AKP Norman Haryanto.

Norman yang dikonfirmasi oleh Kompas.com membenarkan penangkapan tersebut dan pihaknya masih memeriksa ketiga penyelundup sabu ke Lapas Klas 2A Maros tersebut.

"Kami mendapat informasi bahwa ada orang yang akan berkunjung ke Lapas Klas 2A Maros dengan mengemudikan mobil Honda Civic merah tua berpelat putih membawa roti brownis yang di dalamnya ada sabu-sabu. Di situ anggota langsung bergerak dan mendahului pembesuk yang membawa sabu. Saat di depan pintu, anggota langsung mendorong ketiga pembesuk masuk ke dalam lapas sehingga tidak dapat melarikan diri," katanya.

Setelah memeriksa barang bawaan mereka, lanjut Norman, polisi menemukan 1 sachet sabu yang disembunyikan di dalam roti brownis.

Baca juga: Polri Yakin TNI Akan Tegas terhadap Oknum yang Selundupkan Narkoba

"Rahmat ditangkap dulu oleh anggota Polres Maros juga dan baru 3 hari lalu selesai pelimpahan tahap 2 ke Kejaksaan untuk segera disidangkan. Ketiga pembesuk ini hendak membawakan sabu ke Rahmat yang sudah lama ditahan di Lapas Klas 2A Maros," terangnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X