Kompas.com - 06/03/2017, 20:28 WIB
Tumbuhnya kegiatan alam bebas dalam bentuk petualangan tersebut sangat baik, karena sebagai kegiatan ekstra kurikuler (ekskul), pencinta alam menjadi praktik pendidikan karakter yang paling bernas dan berkelanjutan. Wahyu Wening/MAPALA UITumbuhnya kegiatan alam bebas dalam bentuk petualangan tersebut sangat baik, karena sebagai kegiatan ekstra kurikuler (ekskul), pencinta alam menjadi praktik pendidikan karakter yang paling bernas dan berkelanjutan.
|
EditorReni Susanti

MALANG, KOMPAS.com - Enam anggota Divisi Mahasiswa Pencinta Alam (DIMPA) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang sempat dinyatakan hilang saat jelajah gua atau caving di Gua Lo Bangi, Kabupaten Malang ditemukan dalam kondisi selamat, Senin (6/3/2017).

Mereka adalah Anis Febrianti Rahmanda mahasiswa jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Tagar Al Aziis mahasiswa jurusan Teknik Elektro, Hera Amalia mahasiswa jurusan Akuntansi dan Nabila Fauziah mahasiswa jurusan Hubungan Internasional.

Selain itu ada Dwi Candra Hadiansyah mahasiswa jurusan Teknik Mesin dan Tengku Zulfikar alumni Hubungan Internasional.

Kepala Humas UMM, Rina Wahyu Setyaningrum mengatakan, mereka sedang melaksanakan kegiatan rutin yang biasa dilakukan anggota muda setelah mengikuti diklatsar (pendidikan latihan dasar).

"Selain divisi caving, divisi lain yang melakukan aplikasi adalah divisi gunung hutan di Gunung Panderman, divisi arung jeram di Batu dan divisi panjat tebing di lembah kera," katanya melalui pesan tertulis yang diterima Kompas.com.

Ia menjelaskan, Minggu (5/3/2017) sekitar pukul 10.00 WIB, empat dari enam anggota itu masuk ke dalam gua.

Karena dalam waktu lama tidak keluar, pukul 17.00 WIB, menyusul dua orang lainnya yang semula hanya menunggu di mulut gua. Dua anggota yang menyusul pun ikut hilang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Bagyo Setiyono mengatakan, mereka sempat dinyatakan hilang karena dalam pencarian selama tiga kali tidak ditemukan.

Pada pencarian berikutnya, sekitar pukul 16.15 WIB, mereka yang dinyatakan hilang ditemukan dalam kondisi selamat. Mereka ditemukan sedang istirahat karena kehilangan jalan keluar.

"Sudah ketemu, dalam keadaan selamat. Cuma kurang oksigen dan makan. Dua orang sudah naik dan empat masih di dalam dalam pengawalan dan pengawasan rescue," tutupnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.