Mensos: Di Daerah Masih Banyak Dinas Sosial "Bla-bla-bla"

Kompas.com - 02/03/2017, 12:38 WIB
Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa mengunjungi warga Cipinang Melayu korban banjir di tempat pengungsian di Masjid Universitas Borobudur, Makasar, Jakarta Timur. Kamis (23/2/2017) Kompas.com/Robertus BelarminusMenteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa mengunjungi warga Cipinang Melayu korban banjir di tempat pengungsian di Masjid Universitas Borobudur, Makasar, Jakarta Timur. Kamis (23/2/2017)
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com — Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansah mengaku sedih karena masih banyak daerah yang urusan sosialnya belum menjadi prioritas.

Indikasinya, masih banyak dinas sosial yang digabung dengan dinas lainnya sehingga menjadi dinas sosial dan bla-bla-bla. Karena dinas sosial bla-bla-bla, kata Khofifah, urusan sosial hanya ditangani sekelas kepala bidang. Kepala bidang di daerah maksimal hanya punya dua kepala seksi.

"Kadang kepala seksinya tidak punya staf," katanya saat rapat koordinasi bantuan nontunai di Gedung Negara Grahadi, Kamis (2/3/2017).

Karena dukungan strukturnya tidak maksimal, kata Khofifah, juga dapat dipastikan dukungan APBD daerahnya juga tidak maksimal.


"Saya berterima kasih beberapa daerah yang sudah mengubah struktur organisasi dinas sosial tanpa bla-bla-bla," ujar Khofifah.

Dia mengatakan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah mengamanatkan enam urusan wajib yang menjadi prioritas, salah satunya urusan sosial. 

"Saya sudah berkirim surat ke Kemendagri tentang masalah tersebut agar lebih memperhatikan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah," kata Khofifah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X