Dituding Selingkuh, Sumini Dilempar Bom Molotov oleh Tunangannya

Kompas.com - 28/12/2016, 18:02 WIB
Kapolsek Pakis AKP Sony Setyo Widodo saat menunjukkan tersangka pelemparan bensin hingga terbakar kepada tunangannya di Mapolsek Pakis, Kabupaten Malang, Rabu (28/12/2016) Kontributor Malang, Andi HartikKapolsek Pakis AKP Sony Setyo Widodo saat menunjukkan tersangka pelemparan bensin hingga terbakar kepada tunangannya di Mapolsek Pakis, Kabupaten Malang, Rabu (28/12/2016)
|
EditorFarid Assifa

MALANG, KOMPAS.com - Gara-gara terbakar api cemburu, Zaenal Arifin bin Jasmin (27), warga Dusun Grogol, RT 2 RW 2, Desa Mojorembuk, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, tega melempari tunangannya dengan botol berisi bensin yang sudah dibakar atau bom molotov, Rabu (28/12/2016) sekitar pukul 06.30 WIB di Jalan Raya Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Akibatnya, tubuh Sumini (22), warga Desa Ngrami, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, yang merupakan tunangan pelaku, terbakar.

Berdasarkan keterangan medis, tubuh korban terbakar 45 sampai 50 persen. Yaitu di bagian paha ke bawah sampai kaki, kedua tangan dan sebagian wajah.

Kejadian itu berawal dari dugaan perselingkuhan korban dengan teman sekantornya yang bernama Muhamad Aris Bibin Subianto. Perselingkuhan itu diketahui oleh pelaku.

Bahkan, pelaku yang sudah delapan tahun berpacaran dengan korban sempat memergoki aksi perselingkuhan itu di rumah kontrakan korban. Pelaku dan korban baru menjalin akad tunangan sekitar tiga bulan yang lalu.

"Tiga minggu yang lalu di kontrakan saya menemui mereka berduaan. Sudah saya peringatkan berkali-kali," kata pelaku saat berada di Mapolsek Pakis, Kabupaten Malang.

Pada Selasa (27/12/2016), pelaku mengunjungi korban di kontrakannya yang ada di Kecamatan Pakis.

Sayang, korban tidak ada di kontrakannya dan sampai larut malam tidak pulang. Keesokan harinya, pelaku mengunjungi tempat kerja korban yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Di sana, pelaku terbakar amarah saat melihat korban berboncengan dengan selingkuhannya. Pelaku yang sudah menyiapkan sebotol bensin dengan dikasih sumbu lantas membakarnya dan dilemparkan ke korban yang masih berada di atas sepeda motor. Seketika korban terbakar.

Kapolsek Pakis, AKP Sony Setyo Widodo mengatakan, sebenarnya pelaku ingin melempar bensin itu kepada selingkuhannya. Sayang, lemparan itu meleset dan mengenai korban yang ada di belakang selingkuhannya.

"Sebenanrnya sasarannya yang lelaki. Menurut pengakuannya," katanya.

Pelaku saat ini sudah mendekam di sel tahanan Polsek Pakis dan diancam dengan Pasal 353 ayat 1 dan 2 serta pasal 406 KUHP. Korban dan selingkuhannya merupakan karyawan di kantor Bank BRI yang ada di Kecamatan Pakis.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X