Komplotan Bandit Ancam Sopir Truk dengan Parang dan Alat Setrum

Kompas.com - 22/12/2016, 19:12 WIB
|
EditorErlangga Djumena

MAGELANG, KOMPAS.com – Sebanyak empat pemuda ditangkap aparat Kepolisian Resor (Polres) Magelang Kota, Jawa Tengah, karena diduga menjadi pelaku pemerasan dan kekerasan di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Magelang.

Mereka adalah Aulia alias Mbomban (18), Yoga Krisyanto alias Tugi (18), Wahyu Saputra alias Subuh (22) asal Kelurahan Rejowinangun Utara dan Pandi alias Kuncung (28) asal Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan.

Kepala Polres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo mengungkapkan, keempat tersangka merupakan bagian dari komplotan yang biasa beraksi di kawasan tersebut sejak Oktober 2016 lalu. Sasarannya adalah sopir truk bermuatan pasir yang melintas di jalan tersebut.

"Ada enam orang pelaku yang beraksi, empat berhasil kami bekuk, sedangkan dua orang yakni AAT (18) dan FJ (19) kabur dan masih dalam pengejaran alias DPO," ucap Hari dalam gelar perkara di markas Polres setempat, Kamis (22/12/2016).

Lebih lanjut, Hari mengatakan, kasus tersebut terungkap berawal dari pengembangan kasus pencurian telepon seluler (ponsel) dengan tersangka Aulia. Dari hasil pemeriksaan terhadap Aulia diketahui bahwa ia ternyata kerap melakukan pemerasan di Jalan Soekarno-Hatta bersama teman-temannya.

"Aksi komplotan ini terakhir pada 30 November 2016, sekitar pukul 01.00 WIB dengan korban Sulipan, sopir truk asal Demak," ujarnya.

Berdasarkan pengakuan para tersangka, diketahui mereka telah melakukan aksi kriminal itu sekitar 16 kali dengan sasaran utama sopir truk yang mengendarai kendaraannya seorang diri pada malam hingga dini hari.

Mereka beraksi dibagi dalam beberapa kelompok. Kelompok pertama bertugas membuntuti truk mengendarai sepeda motor. Lalu kelompok kedua melintas di tengah jalan untuk menghentikan laju truk dan ketiga merampok sopir.

"Tersangka yang membuntuti truk akan memberi kode kepada temannya yang sudah siap. Setelah truk berhenti, tersangka lain menghentikan truk lalu mengancam korban menggunakan parang dan alat setrum," katanya.

Dari tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua bilah arang sepanjang 50 sentimeter dan 58 sentimeter, sebuah alat setrum kombinasi senter, handphone, masker atau topeng, dan topi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.