Kompas.com - 13/12/2016, 11:33 WIB
Faisal Basri, Effendi Ghozali, dan Abraham Samad mengikuti di persidangan Dahlan Iskan di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (13/12/2016). KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALFaisal Basri, Effendi Ghozali, dan Abraham Samad mengikuti di persidangan Dahlan Iskan di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (13/12/2016).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

SURABAYA, KOMPAS.com - Agenda sidang pembacaan eksepsi perkara dugaan korupsi Dahlan Iskan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Selasa (13/12/2016), kembali dihadiri sejumlah tokoh.

Selain mantan Ketua KPK, Abraham Samad, sidang itu juga dihadiri ekonom senior Universitas Indonesia, Faisal Basri, serta ahli komunikasi politik, Effendi Ghazali.

Pantauan Kompas.com, ketiganya duduk berjajar di barisan depan kursi peserta sidang.

"Kami hadir di sini untuk memberikan dukungan moral kepada Pak Dahlan sekaligus kepada hakim agar lebih kuat dan bijaksana dalam melihat perkara hukum," kata Abraham.

Dalam sidang perkara ketiga itu, tim pengacara Dahlan Iskan membacakan nota keberatan atau eksepsi atas dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum pada sidang pekan lalu.

Yusril Ihza Mahendra selaku pengacara Dahlan mengatakan, secara umum eksepsi berisi sikap tim kuasa hukum yang memandang bahwa kasus Dahlan Iskan bukanlah tindak pidana korupsi dan diproses di Pengadilan Tipikor.

"Kalaupun dianggap bermasalah, perkara klien kami lebih tepat masuk dalam perkara perdata karena menyangkut transaksi perusahaan yang tunduk pada aturan perseroan terbatas," katanya sebelum sidang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam sidang yang berlangsung sekitar satu jam itu, bukan hanya tim kuasa hukum yang menyampaikan eksepsi. Dahlan selaku terdakwa juga menyampaikan eksepsinya secara pribadi.

Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara itu didakwa melakukan korupsi dalam pelepasan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) di Tulungagung dan Kediri saat menjadi Direktur Utama BUMD Jawa Timur tersebut.

Atas kasus itu, Dahlan sempat ditahan dan menjadi tahanan kota sampai perkaranya disidangkan akhir November lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.