Lagu "Goyang Maumere" Semarakkan Apel Nusantara Bersatu di Bali

Kompas.com - 30/11/2016, 10:59 WIB
Goyang Maumere menutup acara Apel Nusantara Bersatu, Denpasar, Rabu(30/11/2026) KOMPAS.com/SRI LESTARIGoyang Maumere menutup acara Apel Nusantara Bersatu, Denpasar, Rabu(30/11/2026)
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com - Lagu Goyang Maumere atau lagu Gemu Fa Mi Re menyemarakkan suasana apel Nusantara Bersatu di di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar, Bali, Rabu (30/11/2016).

Lagu itu sekaligus menutup acara yang mengusung kebinekaan dan toleransi itu.

Ketika lagu Goyang Maumere dikumandangkan, sontak saja penari dan puluhan pemuda dari NTT bergoyang sambil mengepalkan tangan dengan ikatan pita merah putih di kepalanya.

"Kalau dengan lagu ini, jiwa kedaerahan saya muncul, jika NKRI saya bangkit. Saya bangga sebagai anak Indonesia. Saya bangga dengan tanah kelahiran saya," kata Arnold asal NTT yang ikut apel Nusantara Bersatu di Denpasar, Bali, Rabu (30/11/2016).

"Ini kan memang lagu kegembiraan. Ya, senang lah, jadi ingat kampung halaman," kata Robby, peserta lainnya.

Baca juga: "Saya Siap Mati untuk Merah Putih!"

Acara Nusantara Bersatu ini diikuti sekitar 10.000 orang dari personel TNI, Polri, PNS, pelajar, mahasiswa, tokoh agama, tokoh dan masyarakat. Beberapa orang diberi kesempatan untuk berorasi untuk memperkuat NKRI dan Pancasila.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinas Perlindungan Anak Dampingi Siswi SMK Korban Pemerkosaan 7 Pemuda

Dinas Perlindungan Anak Dampingi Siswi SMK Korban Pemerkosaan 7 Pemuda

Regional
Cenderamata Lapik Koto Dian, dari Kursi Depati hingga Pelaminan

Cenderamata Lapik Koto Dian, dari Kursi Depati hingga Pelaminan

Regional
Puting Beliung Landa Dua Desa di Bondowoso, Mushala dan Rumah Rusak

Puting Beliung Landa Dua Desa di Bondowoso, Mushala dan Rumah Rusak

Regional
'Ketika Dia Datang Bersama Keluarganya Meminta Saya ke Nenek, Saya Mau Diajak Menikah'

"Ketika Dia Datang Bersama Keluarganya Meminta Saya ke Nenek, Saya Mau Diajak Menikah"

Regional
Libur Panjang, Kendaraan Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Libur Panjang, Kendaraan Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Regional
2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

Regional
Sajadah Imam Masjid Dibakar ODGJ, Pelaku Sudah 2 Kali Berbuat Serupa

Sajadah Imam Masjid Dibakar ODGJ, Pelaku Sudah 2 Kali Berbuat Serupa

Regional
Pelaku Pembacok Anggota DPRD Jeneponto Terancam 10 Tahun Penjara

Pelaku Pembacok Anggota DPRD Jeneponto Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
3 Sungai Meluap, Kota Bandung Diterjang Banjir, Kendaraan Terbawa Arus

3 Sungai Meluap, Kota Bandung Diterjang Banjir, Kendaraan Terbawa Arus

Regional
Staf KPU Wonogiri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Hotel di Solo

Staf KPU Wonogiri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Hotel di Solo

Regional
7 Fakta Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Viral di Medsos hingga Berujung Permohonan Maaf

7 Fakta Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Viral di Medsos hingga Berujung Permohonan Maaf

Regional
Zona Merah di Banjarmasin Tersisa Satu Kelurahan

Zona Merah di Banjarmasin Tersisa Satu Kelurahan

Regional
BKSDA Jember Evakuasi Dua Ekor Kucing Hutan di Kaki Gunung Argopuro

BKSDA Jember Evakuasi Dua Ekor Kucing Hutan di Kaki Gunung Argopuro

Regional
Mbo Gentong, Pelestari Adat Kelahiran Anak Suku Bajau di Teluk Tomini

Mbo Gentong, Pelestari Adat Kelahiran Anak Suku Bajau di Teluk Tomini

Regional
Siswi SMP di Lombok yang Dinikahi Remaja 17 Tahun: Saya Tahu Masih Sekolah...

Siswi SMP di Lombok yang Dinikahi Remaja 17 Tahun: Saya Tahu Masih Sekolah...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X