Kompas.com - 25/11/2016, 16:28 WIB
Foto : Warga sementara bersama tim BPBD Pacitan gotong royong membersihkan dan mengamankan reruntuhan bangunan rumah warga Desa Sempu, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan yang roboh diterjang longsor Kontributor Madiun, Muhlis Al AlawiFoto : Warga sementara bersama tim BPBD Pacitan gotong royong membersihkan dan mengamankan reruntuhan bangunan rumah warga Desa Sempu, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan yang roboh diterjang longsor
|
EditorCaroline Damanik

PACITAN, KOMPAS.com - Empat rumah roboh dan 25 lainnya rusak menyusul tanah longsor yang menimpa dua kecamatan di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Tanah longsor berasal dari tebing yang berada di samping dan belakang rumah setelah hujan deras mengguyur dua kecamatan itu selama lima jam.

"Jumlah keseluruhan rumah yang rusak akibat tanah longsor di Kecamatan Nawangan dan Kecamatan Banjar sebanyak 29 rumah. Empat rumah rusak total lantaran roboh diterjang tanah longsor. Sementara sisanya rusak ringan hingga sedang," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pacitan, Pujono, Jumat (25/11/2016) sore.

Khusus untuk empat rumah yang rusak, Pujono menyebutkan berada di Desa Sempu yakni masing-masing dua di Dusun Jajar dan Tanjung di Kecamatan Nawangan. Rumah empat warga itu roboh dan tidak bisa digunakan lagi.

"Untuk itu kami sarankan kepada pemilik rumah agar direlokasi dari tempatnya. Kalau dipertahankan tinggal disitu tidak mungkin lagi," ucap Pujono.

Menurut Pujono, tanah longsor bukan karena hutan gundul atau perusakan alam. Peristiwa tanah longsor terjadi karena itensitas hujan yang tinggi dari jam 11 siang sampai sore hari.

Bagi warga yang rumahnya roboh tertimpa longsor, empat warga diungsikan ke keluarganya. Bahkan rumah yang rusak total dibongkar untuk diamankan barang-barang yang bisa digunakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menambahkan longsor susulan masih mengancam bila hujan lebat mengguyur lagi. Hanya saja tidak diketahui kapan dan lokasi yang bakal diguyur hujan. Pujono mengimbau kepada warga dan aparat desa bila hujan deras untuk segera mengungsi ke tempat yang aman. Soal relokasi, warga kemungkinan keberatan karena sejak kecil hingga besar tinggal di sana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.