Kompas.com - 10/10/2016, 20:10 WIB
EditorCaroline Damanik

TRENGGALEK, KOMPAS.com - Jalur antarkota di perbatasan Kabupaten Trenggalek dan Ponorogo, Jawa Timur, Senin kembali longsor sehingga memicu kemacetan arus lalu lintas sampai beberapa jam.

Jalan nasional Trenggalek-Ponorogo kilometer 16 itu dilaporkan sempat ditutup selama beberapa jam.

Sebuah alat berat jenis dozer dikerahkan untuk menyingkirkan material longsor yang menutup sebagian badan jalan, namun karena tebing di atasnya masih labil akses jalan tidak bisa segera dibuka.

"Longsor terjadi dua kali mulai pukul 11.00 WIB dan kedua sekitar pukul 14.00 WIB sehingga akses jalan raya ditutup total hingga pukul 15.30 WIB," kata Iptu Supadi, perwira Polres Trenggalek dikonfirmasi di lokasi kejadian, Senin (10/10/2016).

Setelah sebagian batu yang menutup jalan berhasil disingkirkan, petugas kemudian memberlakukan sistem buka-tutup bergantian dengan proses normalisasi jalan.

"Evakuasi berlangsung cukup lama karena hanya ada satu alat berat yang dioperasikan. Harusnya dua, satu ditambah eksavator untuk mempermudah pengerukan," kata Hadi, warga sekitar.

Kabag Humas Pemkab Trenggalek Yuli Priyanto mengatakan, longsor di jalur Trenggalek-Ponorogo sudah tiga kali terjadi dalam sepekan terakhir.

Menurut dia, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan kondisi tebing di jalur antarkota tersebut labil dan memicu beberapa kali longsor yang berdampak kemacetan.

"Tapi hari ini tadi sudah langsung ditangani oleh BPBD (badan penanggulangan bencana daerah) dengan mengirimkan alat berat ke sana," ujarnya.

Sebelumnya, longsor di area tebing yang sama terjadi pada Senin (3/10/2016) dan Jumat (7/10/2016), dengan jarak titik longsor hanya terpaut sekitar 50 meter.

Pada peristiwa longsor kedua, guguran material batu dan tanah tebing cukup parah sehingga proses normalisasi membutuhkan waktu cukup lama.

"Kami mengimbau pada warga dan pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintas di jalur perbatasan Trenggalek-Ponorogo tersebut, terutama saat turun hujan karena potensi longsor masih bisa terjadi selama penghujan ini," kata Yuli.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.