Kompas.com - 14/08/2016, 18:16 WIB
Wali Kota Tri Rismaharini meresmikan tempat penitipan anak di Pasar Tradisional Wonokromo Surabaya, Jawa Timur, Minggu (14/8/2016).(14/8/2016).KOMPAS.com/Achmad@Faizal KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALWali Kota Tri Rismaharini meresmikan tempat penitipan anak di Pasar Tradisional Wonokromo Surabaya, Jawa Timur, Minggu (14/8/2016).(14/8/2016).KOMPAS.com/Achmad@Faizal
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pernah mendapat tugas khusus oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk membangun tempat khusus penitipan anak di fasilitas umum.

"Ibu saya di Jakarta (Megawati) pernah bilang, 'Mbak Risma, di Kolumbia sana, jam kerja diatur. Di sana banyak penitipan anak'," kata Risma saat meresmikan sarana tempat penitipan anak di Pasar Tradisional Wonokromo Surabaya, Minggu (14/8/2016).

Risma menyatakan sudah merencanakan pembangunan tempat penitipan anak di sejumlah pasar tradisional sebagai upaya mendukung tempat yang layak untuk tumbuh kembang anak.

"Zaman sekarang, banyak ibu yang bekerja bukan karena keinginannya, namun karena kebutuhan hidup, termasuk saya," kata Risma.

Tempat penitipan anak di Pasar Tradisional Wonokromo Surabaya terletak di lantai dasar dengan kapasitas 30 anak khusus berusia 1-6 tahun.

Ruangan tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti mainan, buku bacaan dan media menulis, tempat tidur anak, petugas pendamping, kamera CCTV, hingga tempat menyusui.

(Baca juga Pasar Tradisional Wonokromo Surabaya Dilengkapi Tempat Penitipan Anak)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tempat penitipan anak itu dibangun kelompok badan usaha milik negara di Indonesia timur melalui program BUMN Hadir untuk Negeri. Fasilitas itu dibangun sebagai upaya menyediakan fasilitas yang layak untuk tumbuh kembang anak demi kualitas masa depan bangsa.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.