Pasar Tradisional Wonokromo Surabaya Dilengkapi Tempat Penitipan Anak

Kompas.com - 14/08/2016, 16:50 WIB
Tempat penitipan anak di Pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (14/8/2016). KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALTempat penitipan anak di Pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (14/8/2016).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

SURABAYA, KOMPAS.com - Pengunjung dan pedagang Pasar Tradisional Wonokromo Surabaya saat ini tidak lagi khawatir memantau keadaan anaknya saat berjualan atau berbelanja.

Kini, di pasar tersebut telah tersedia sebuah ruangan khusus untuk tempat penitipan anak.

Ruangan di lantai dasar khusus untuk anak berusia 1-6 tahun tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Ada mainan, buku bacaan dan media menulis, tempat tidur anak, hingga tempat menyusui.

Nur Hayati, salah satu pedagang Pasar Wonokromo, mengaku senang karena ada fasilitas khusus di pasar yang terletak di pusat Kota Surabaya itu.

"Anak bungsu saya selalu rewel saat saya bawa ke pasar. Dia terpaksa ikut karena di rumah tidak ada orang," katanya, Minggu (14/8/2016).

Tempat penitipan anak Pasar Wonokromo tersebut dibangun atas sumbangan gabungan badan usaha milik negara di Indonesia timur dalam program "BUMN Hadir untuk Negeri".

"Di tempat penitipan anak tersebut juga disediakan petugas khusus dan kamera CCTV untuk memantau aktivitas anak-anak," kata Direktur Network dan IT Solution PT Telkom Abdusshomad Arif.

Pembangunan penitipan anak tersebut sebagai upaya untuk memberikan sarana dan fasilitas yang mendukung tumbuh kembang anak yang lebih baik sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi penjual maupun pengunjung pasar.

Donatur juga merencanakan untuk melengkapi tambahan fasilitas pengadaan makanan yang sehat untuk anak.

Selain membangun tempat penitipan anak, melalui program tersebut juga dilakukan pembinaan mantan atlet, pembangunan sanitasi air bersih, elektrifikasi rumah yang belum teraliri listrik, dan bedah rumah veteran.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Regional
Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Regional
Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Regional
Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X