Arya Permana, Berjuang Turunkan Berat Badan 150 Kilogram

Kompas.com - 25/07/2016, 18:13 WIB
Sejumlah tim dokter membawa Arya Permana (10), anak dengan 'severe obesity' atau kegemukan yang amat sangat untuk dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Jawa Barat, Senin (11/7/2016). Arya Permana, yang berasal dari Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tersebut mendapat perawatan selama beberapa waktu untuk memeriksa kesehatan serta melakukan proses penurunan berat badannya yang mencapai 190 kg. KOMPAS/NOVRIAN ARBISejumlah tim dokter membawa Arya Permana (10), anak dengan 'severe obesity' atau kegemukan yang amat sangat untuk dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Jawa Barat, Senin (11/7/2016). Arya Permana, yang berasal dari Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tersebut mendapat perawatan selama beberapa waktu untuk memeriksa kesehatan serta melakukan proses penurunan berat badannya yang mencapai 190 kg.
EditorLaksono Hari Wiwoho

KOMPASTV - Nama Arya Permana, bocah berusia 10 tahun, kini kian fenomenal. Betapa tidak, putra kedua dari pasangan Ade Somantri dan Rokayah ini mengalami obesitas ekstrem.

Di usianya yang masih sangat belia, ia memiliki bobot lebih dari 190 kilogram. Bahkan bocah asal Karawang, Jawa Barat, ini disebut-sebut menjadi anak paling gemuk sedunia di usianya.

Minggu lalu, Arya sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, Jawa Barat. Ia mendapatkan perawatan khusus, program penurunan berat badan untuk mengatasi kegemukannya.

Dalam waktu beberapa hari di RSHS, Arya berhasil menurunkan bobotnya sebanyak 6 kilogram.

Namun, kurang dari sepekan Arya sudah memutuskan untuk kembali ke rumah karena ingin mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Aiman Witjaksono mendatangi rumah Arya Permana, mengikuti kesehariannya dan mencari tahu apa yang menyebabkan bobot Arya bisa melonjak drastis hingga mengalami obesitas ekstrem.

Apa saja yang dilakukan Arya agar bisa mencapai berat ideal? Mampukah Arya menjalankan "perjuangannya"?

Simak program AIMAN bersama jurnalis KompasTV, Aiman Witjaksono, dalam episode Berjuang Turun 150 Kilogram, Senin (25/7/2016), pukul 22.00 WIB di KompasTV. (Dwi Puspita Sari / KompasTV)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Regional
Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Regional
Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Regional
Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Regional
Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Regional
Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Regional
Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Regional
Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Regional
Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Regional
RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

Regional
RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

Regional
Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Regional
Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Regional
Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X