Kompas.com - 21/06/2016, 14:57 WIB
Foto Samil alias Nunung. Dokumentasi Polda Sulteng untuk Kompas.comFoto Samil alias Nunung.
|
EditorFarid Assifa

POSO, KOMPAS.com – Aparat Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah terus menyelidiki penangkapan Samil Alias Nunung (22), salah satu DPO kelompok Santoso yang tertangkap oleh Satgas Tinombala 2016 di Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, pada Kamis (16/6/2016) lalu.

Dari hasil pengembangan penyelidikan yang dilakukan polisi, tersangka Samil alias Nunung yang kini sudah diamankan di Mapolres Poso diketahui bergabung dengan kelompok Santoso sejak tahun 2013 dan berperan sebagai tim penutup jejak.

Kabid Humas Polda Sulteng yang juga sekaligus Humas Tinombala 2016, AKBP Hari Suprapto, kepada Kompas.com, Selasa (21/6/2016) menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara, polisi menemukan sejumlah informasi penting dari keterangan Samil alias Nunung.

Menurutnya, selama tiga tahun bergabung dengan kelompok Santoso, Samil mengakui telah terlibat secara aktif dengan sejumlah aksi teror dan kekerasan serta berperan aktif dalam menutup setiap jejak atau menghilangkan jejak dari pengejaran TNI-Polri.

"Samil sudah tiga tahun ikut bergabung dengan kelompok Santoso, selama dalam pelarian sebagai DPO, dirinya mengakui mempunyai peran yang cukup penting, termasuk menutup atau menghilangkan jejak dari pengejaran polisi," ungkap Hari.

Dia menjelaskan, pengakuan Samil secara khusus terkait perannya sebagai tim penutup dalam kelompok Santoso selama ini dimaksudkan bahwa setiap gerakan yang dilakukan di lapangan, dia bersama timnya selalu mengalihkan perhatian petugas agar Santoso bisa lolos dan bebas berpindah-pindah tempat.

Dalam pengakuannya, Samil juga terlibat dalam aksi kekerasan yang mengakibatkan tewasnya Fadli, warga Desa Padalembara tahun 2013 serta penyerangan anggota polisi di Desa Kalora, Kecamatan Poso Pesisir Utara pada tahun 2013 lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kondisi kesehatan Samil cukup bagus. Saya berharap ke depan dalam setiap pemeriksaan yang dilakukan tetap bisa bersikap kooperatif sehingga semua keterangan dan kesaksian bisa menjadi petunjuk baru untuk menangkap Santoso," jelas Hari Suprapto saat ditemui di Mapolres Poso.

Polda Sulawesi Tengah menyatakan, untuk sementara waktu, Samil diperiksa di Mapolres Poso dan Mako Brimob Poso. Setelah seluruh hasil penyelidikan dipastikan selesai, tersangka selanjutnya akan diserahkan ke Mapolda Sulawesi Tengah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.