Polisi Kediri Ancam Usir Pengacau saat Sidang Kedua Pengusaha Cabul

Kompas.com - 23/05/2016, 10:29 WIB
Ruang sidang Cakra yang akan digunakan menggelar sidang putusan terdakwa Sony Sandra di Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (23/5/2016), masih sepi. Kompas.com/M.Agus Fauzul HakimRuang sidang Cakra yang akan digunakan menggelar sidang putusan terdakwa Sony Sandra di Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (23/5/2016), masih sepi.
|
EditorFarid Assifa

KEDIRI, KOMPAS.com - Sebanyak 200 personel polisi diturunkan untuk mengamankan sidang Sony Sandra (63), terdakwa atas kasus pencabulan terhadap anak di Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (23/5/2016).

Ratusan personel dari berbagai elemen satuan kepolisian itu terbagi atas 2 kelompok, yaitu 100 personel pertama berjaga di lokasi persidangan dan sisanya baru akan diturunkan setelah melihat perkembangan situasi.

"Saat ini yang standby di lokasi ada 100 personel," ujar Komisaris Sunardi, Kepala Bag Ops Polres Kediri saat ditemui di lokasi pengadilan, Senin.

Kompol Sunardi menambahkan, pengerahan pasukan itu untuk mengantisipasi gangguan keamanan. Hanya saja, hingga saat ini belum ada permohonan unjuk rasa dari elemen masyarakat.

Oleh sebab itu, pihaknya berjanji akan menindak tegas siapapun nantinya yang berbuat onar sehingga menggangu jalannya persidangan. Bahkan, jika ada aksi unjuk rasa akan dibubarkan karena tidak ada izin aksi.

Sementara itu, menurut jadwal, sidang pembacaan vonis itu akan digelar hari ini dengan pemimpin sidang I Komang Dediek Prayoga dan anggota Purnomo Surya Adi serta Lila Sari.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum adalah Benny Nugroho dan Priyo Wicaksono. Sedangkan kuasa hukum terdakwa Sony Sandra ialah Sudirman Sidabuke, Arifin, serta Ridwan.

Pantauan di lokasi, suasana kantor pengadilan masih sepi. Pemandangan ini kontras dengan suasana saat sidang berlangsung di PN Kota Kediri minggu lalu. Saat itu, berbagai elemen masyarakat berbondong-bondong menghadiri pengadilan. Bahkan, polisi hingga memasang barikade di pintu gerbang masuk pengadilan.

Pada sidang tuntuan di PN Kabupaten Kediri beberapa minggu lalu, JPU menuntut terdakwa 14 tahun penjara dan denda Rp 300 juta. Terdakwa Sony Sandra didakwa melakukan persetubuhan dengan 2 orang gadis di bawah umur.

Persidangan kali ini merupakan sidang kedua yang dijalani terdakwa Sony Sandra dengan perkara yang hampir sama.

Sebelumnya dia juga diadili di PN Kota Kediri, Kamis (19/5/2016), dan divonis 9 tahun penjara dengan denda Rp 250 juta. Jumlah korban dalam persidangan itu sebanyak 3 gadis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.