Penduduk Kepulauan Rawan Terkena Penyakit Tiroid

Kompas.com - 22/05/2016, 11:03 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
|
EditorM Fajar Marta

BAUBAU, KOMPAS.com – Walaupun tinggal di daerah kepulauan dekat dengan air laut, kebutuhan iodine belum tentu akan tercukupi.

Buktinya, perempuan dan bayi yang berada di kepulauan masih sangat riskan terkena penyakit tiroid.

Head of Emergency Siloam Hospital Buton, dokter Erni Murdaningsih, ketika memberikan Seminar Kesehatan tentang Screening Kesehatan Untuk Wanita di Rumah Sakit Siloam Buton akhir pekan ini mengatakan, di daerah kepulauan, insiden terjadinya penyakit tiroid pada wanita dan bayi cukup banyak.

“Kadang orang berpikir bahwa di daerah kepulauan, sudah tercukupi kebutuhan iodinenya. Sehingga penduduk berpikir tidak akan terkena penyakit gondok dan segala macamnya. Namun, berdasarkan penilitian, daerah kepulauan justru cukup lumayan juga insiden terjadinya penyakit tiroid,” kata Erni.

Hipotiroid merupakan salah satu hormon yang sangat berpengaruh atau mengalami perubahan ketika wanita sedang hamil.

Perubahan tersebut akan berdampak langsung bagi ibu dan bayi yang dilahirkan.

Dampak tiroid bagi wanita hamil adalah anemia dan keguguran, pendarahan, hipertensi, lahir premature.

Sedangkan pada bayi, dalam jangka panjang akan mengalami gangguan pertumbuhan dan keterbelakang mental.

"Karena itu, screening tiroid sangat penting bagi wanita hamil dan juga bayi yang baru dilahirkan, kalau ibu menderita gondok alangkah baiknya si bayi juga di screening tiroid,” ujarnya. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X