Kompas.com - 21/05/2016, 10:17 WIB
Slamet Wahono (56) warga Kalitaman, Salatiga, terbaring di RS Dr Asmir (DKT) Salatiga, Kamis (19/5/2016). Slamet adalah salah satu korban penganiayaan yang dilakukan Wahyu Setyo Budi (31) alias Balong. Kompas.com/ Syahrul MunirSlamet Wahono (56) warga Kalitaman, Salatiga, terbaring di RS Dr Asmir (DKT) Salatiga, Kamis (19/5/2016). Slamet adalah salah satu korban penganiayaan yang dilakukan Wahyu Setyo Budi (31) alias Balong.
|
EditorErvan Hardoko

SALATIGA, KOMPAS.com - Andika (5), salah satu korban amukan Wahyu Setyo Budi (31) alias Balong warga Kalitaman, Salatiga, hingga Jumat (20/5/2016) siang masih kritis.

Sejak dibawa ke RS DKT Salatiga dan akhirnya dirujuk ke RSUD Kota Salatiga, siswa TK Si Buyung ini belum sadarkan diri.

Menurut tim dokter RSUD Kota Salatiga, Andika mengalami luka cukup serius karena patah tulang tengkorak bagian kiri dan mengalami pendarahan pada otak.

"Kondisinya cukup rawan, kami terus memantau perkembangan pasien ini untuk dilakukan penanganan medis lebih lanjut," kata Lutfia Nuraini, dokter di RSUD Salatiga.
Sebelumnya informasi mengenai kondisi Andika ini disampaikan Kasatreskrim Polresta Salatiga AKP Moch Zazid.

Andika adalah salah satu dari lima korban aksi brutal Balong yang mengamuk dengan menggunakan kapak untuk membelah kayu.

"Untuk melakukan penganiayaan, pelaku menggunakan kapak yang lazim untuk membelah kayu. Pada awalnya Andika (dirawat) di RS DKT, karena perlu penanganan serius, lalu dirujuk ke RS umum. Dia kritis karena retak tempurung belakangnya," kata Zazid.

Sementara itu, korban Tumiyem (65) saat ini telah dirujuk ke RS DKT Magelang untuk mendapatkan penanganan bedah syaraf akibat luka-luka yang dideritanya.

Sedangkan tiga orang korban lainnya yang masih dirawat di RS DKT Kota Salatiga, yaitu Ny Minto (89), Slamet Wahono (70) dan Wuwuk Handayani (30).

Ny Minto dan Slamet Wahono kondisinya relatif membaik. Sementara Wuwuh yang sempat dirawat di ruang ICU RS DKT Salatiga, saat ini sudah sadarkan diri.

Kendati sudah sadarkan diri, adik pelaku sekaligus ibu kandung Andika ini belum bisa dimintai keterangan seputar peristiwa yang dialaminya.

Sebelumnya dikabarkan, Kamis (19/5/2016) siang, warga kota Salatiga digegerkan aksi brutal Wahyu Setyo Budi alias Balong yang mencoba menghabisi keluarganya dengan sebilah kapak.

Para korban amukan balong adalah Ny Minto (neneknya), Slamet Wahono dan Tumiyem (orangtua), Andika (keponakan) serta Wuwuh Handayani (adik kandung) yang saat ini tengah mengandung usia lima bulan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X