Terobos Razia, Pria Ini Ditangkap Bawa Senjata Api

Kompas.com - 13/04/2016, 10:01 WIB
SHUTTERSTOCK ILUSTRASI

SOPPENG, KOMPAS.com - Seorang pemuda di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, terjaring dalam sebuah razia yang berlangsung pada Selasa malam (12/4/2016).

Pria ini diamankan setelah terjadi kejar-kejaran dengan polisi lantaran pelaku berupaya menghindari razia. Saat dibekuk, pria tersebut kedapatan membawa sebuah senjata api.

Operasi cipta kondisi yang digelar aparat Kepolisian Resor (Mapolres) Soppeng di Dusun Asanae, Desa Marioritengga, Kecamatan Marioriwawo sekitar pukul 22.00 Wita awalnya berjalan biasa.

Tiba-tiba keributan terjadi setelah salah seorang pengendara motor berupaya menorobos barikade polisi. Pelaku yang di bawah pengaruh minuman keras ini kemudian membelokkan sepeda motornya setelah gagal menorobos barikade.


Sejumlah polisi kemudian mengejarnya dengan menggunakan sepeda motor. Beberapa saat kemudian, pelaku dibekuk dengan jarak 500 meter dari lokasi razia.

Saat menggeledah, polisi menemukan senjata rakitan dilengkapi satu butir peluru yang terselip di pinggang pria berinisial AM (44) ini. AM kemudian digelandang ke Mapolres Soppeng guna menjalani pemeriksaan.

Saat diinterogasi, pelaku yang merupakan warga Dusun Abbatunge, Desa Marioritenga, Kecamatan Marioriwawo, ini mengaku baru saja pulang dari pesta minuman keras. Sementara terkait kepemilikan senjata api masih dalam proses penyelidikan polisi.

"Dari minum-minum sama teman, tapi tidak tahu bila ada sweeping," ujar AM.

Polisi sendiri masih kesulitan memeriksa pelaku lantaran masih dalam pengaruh minuman keras. Pelaku sendiri terancam undang-undang darurat dengan pasal kepemilikan senjata api secara ilegal.

"Masih dalam penyelidikan dan pelaku terancam dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 dan 2 Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun penjara," jelas AKP Ahmad Rosma, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Soppeng.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


EditorFarid Assifa
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi dengan Tinggi Kolom Abu 300 Meter

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi dengan Tinggi Kolom Abu 300 Meter

Regional
Kayu Bajakah Dilarang Keluar Kalteng, Dijual Bebas di Banjarmasin

Kayu Bajakah Dilarang Keluar Kalteng, Dijual Bebas di Banjarmasin

Regional
Kasus TKI Alis Juariah, Bupati Cianjur Diminta Turun Tangan

Kasus TKI Alis Juariah, Bupati Cianjur Diminta Turun Tangan

Regional
Kisah Sri Slamet, Lansia yang Pilih Berjualan Bensin Eceran daripada Melamun di Rumah

Kisah Sri Slamet, Lansia yang Pilih Berjualan Bensin Eceran daripada Melamun di Rumah

Regional
Ini 9 Fakta Kasus Pembunuhan Taruna ATKP, dari Kronologi hingga Vonis 10 Tahun Penjara

Ini 9 Fakta Kasus Pembunuhan Taruna ATKP, dari Kronologi hingga Vonis 10 Tahun Penjara

Regional
Siswa SMA Anak Eks Ketua KPUD Nias Utara Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Siswa SMA Anak Eks Ketua KPUD Nias Utara Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Regional
Ini Bocah Pedagang Asongan yang Dicari Via Vallen karena Video Hormat Bendera

Ini Bocah Pedagang Asongan yang Dicari Via Vallen karena Video Hormat Bendera

Regional
Gara-gara Hutang, Calon TKI Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi Ibu dan Anak

Gara-gara Hutang, Calon TKI Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi Ibu dan Anak

Regional
Kantin Salman ITB, Saksi Sejarah Orang-orang Berpengaruh di Indonesia

Kantin Salman ITB, Saksi Sejarah Orang-orang Berpengaruh di Indonesia

Regional
Hindari Broker Tanah, Gubernur Kaltim Dilarang Sebut Lokasi Pasti Pemindahan Ibu Kota Negara

Hindari Broker Tanah, Gubernur Kaltim Dilarang Sebut Lokasi Pasti Pemindahan Ibu Kota Negara

Regional
Risma dan Khofifah Disebut Mama Papua...

Risma dan Khofifah Disebut Mama Papua...

Regional
RMY, Bocah yang Gemar Gigit Binatang hingga Mati Akan Ditangani Serius

RMY, Bocah yang Gemar Gigit Binatang hingga Mati Akan Ditangani Serius

Regional
 Begal Sadis di Medan Kerap Beroperasi pada Pagi Hari

Begal Sadis di Medan Kerap Beroperasi pada Pagi Hari

Regional
Gembala dan 19 Ekor Kerbau Tewas Tersambar Petir, Rugi Rp 300 Juta hingga Dikubur Massal

Gembala dan 19 Ekor Kerbau Tewas Tersambar Petir, Rugi Rp 300 Juta hingga Dikubur Massal

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penjelasan soal Pengepungan Asrama Mahasiswa Papua | Viral Video Ustaz Abdul Somad

[POPULER NUSANTARA] Penjelasan soal Pengepungan Asrama Mahasiswa Papua | Viral Video Ustaz Abdul Somad

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X