Hari Ini, Dua Kapal Vietnam Ditenggelamkan di Pontianak - Kompas.com

Hari Ini, Dua Kapal Vietnam Ditenggelamkan di Pontianak

Kompas.com - 05/04/2016, 07:13 WIB
KOMPAS.com / YOHANES KURNIA IRAWAN Peledakan delapan kapal asing asal Vietnam di perairan Pulau Datuk, Kabupaten Mempawah, Kalbar, Senin (22/2/2016). Kapal melakukan pelanggaran yaitu menangkap ikan tanpa dilengkapi dokumen perizinan.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menenggelamkan dua kapal pencuri ikan asal Vietnam di perairan Pulau Datuk, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (5/4/2016).

Dua kapal tersebut merupakan hasil tangkapan aparat Direktorat Polisi Perairan Polri yang menggunakan Kapal Pinguin 5011 pada awal Maret 2016.

Kedua kapal itu ditemukan di titik koordinat 02.34'42" derajat Lintang Utara dan 109.14'916" derajat Bujur Timur di sekitar Pulau Sumpadi, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Kapal itu adalah KM Sinar-288/BV3240TS yang dinakhodai Ahung Van An dengan 9 anak buah kapal (ABK) dan KM Sinar-533/BV99253TS yang dinakhodai Tran Tien Dat dengan 16 ABK.

Penenggelaman dua kapal tersebut akan dilakukan secara serentak bersama 21 kapal lain berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Kapal itu terdiri dari 10 kapal berbendera Malaysia dan 13 kapal asal Vietnam.

"Prosesi penenggelaman dipimpin langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan selaku Komandan Satgas 115," ujar Kepala Biro Kerja Sama dan Humas KKP Lily Aprilia Pregiwati kepada Kompas.com, Senin (4/4/2016).

Menurut Lily, proses penenggelaman 23 kapal illegal fishing itu akan dilakukan pukul 09.00 WIB.

Susi akan memimpin penenggelaman kapal tersebut dari Pusdakol Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Lokasi penenggelaman 23 kapal itu ada tersebar di berbagai wilayah. Di perairan Pulau Momoy, Batam, dilakukan penenggelaman 4 kapal Malaysia dan satu dari Vietnam.

Di Tanjung Pedas, Tarempa, Riau, dua kapal Vietnam dikaramkan. Adapun di Pulau Telaga Tujuh, Langsa, Aceh, sebanyak tiga kapal Malaysia. Satu kapal Malaysia diledakkan di Belawan, di Tarakan sebanyak 2 kapal Malaysia, Pulau Datuk di Pontianak sebanyak 2 kapal Vietnam, dan perairan Ranai di Natuna sebanyak 8 kapal Vietnam.

Pada 22 Februari 2016, Kementerian KKP menenggelamkan 31 kapal pelaku illegal fishing di lima lokasi berbeda.


EditorLaksono Hari Wiwoho
Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X