Kompas.com - 15/03/2016, 15:00 WIB
|
EditorErlangga Djumena
BIMA, KOMPAS.com- Sidang kasus pembunuhan Anwar (31) warga Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima di Pengadilan Negeri (PN) Raba Bima NTB, Selasa (15/3/2016) kembali ricuh.  Polisi mengamankan dua warga karena diduga sebagai provokator.

Bentrok antara keluarga korban dan pelaku terjadi setelah sidang berakhir. Situasi pun menjadi tegang ketika sidang kasus pembunuhan itu ditunda.

Keluarga korban yang emosi melihat terdakwa Ahlan (26) warga Desa Tangga, langsung mengamuk dan mengejarnya dalam ruang sidang.  Keluarga korban berusaha memukul terdakwa yang berada dalam barikade polisi.

Namun keluarga terdakwa langsung menyerang balik, sehingga memicu keributan. Kericuhan pun terus berlanjut hingga ke halaman pengadilan.

Saling kejar antara kedua kubu tak terhindarkan. Polisi dengan kekuatan penuh langsung mengeluarkan tembakan peringatan. Namun upaya petugas tersebut tidak dihiraukan oleh dua kelompok massa, sehingga bentrok antar kedua kubu meluas hingga ke badan jalan.

Untuk melerai warga yang bentrok, polisi akhirnya melakukan tindakan represif. Akibatnya, beberapa warga yang terlibat bentrok menjadi korban pukulan aparat.

Keluarga korban menyayangkan tindakan aparat penegak hukum tersebut. Mereka datang ke Pengadilan guna mendapat keadilan hukum dan meminta pelaku dihukum seberat-beratnya, namun mereka mendapat tindakan represif dari aparat.

“Kami tidak terima dengan tindakan itu. Padahal kami datang meminta sidang segera diputuskan, tapi ada keluarga dari pihak korban yang dipukuli oleh polisi,” ujar salah seorang warga yang mengaku dari pihak keluarga korban.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), M Ikhwanul F mengatakan, sidang kasus pembunuhan itu akan dilanjutkan pekan depan, dengan agenda pembacaan tanggapan dari Mejelis Hakim atas pembelaan terdakwa.

"Agendanya, sidang itu akan dilanjutkan Minggu depan. Tapi pada poinnya, JPU menuntut terdakwa tetap bersalah,” kata Ikhwanul kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya.

Kasus pembunuhan ini yang diduga dilakukan Ahlan terjadi pada tanggal 16 September 2015, saat korban sedang menonton organ tunggal di Desa Tangga, Kecamatan Monta.  Terdakwa diduga membunuh Anwar menggunakan belati seusai melakukan pesta miras.

Atas perbuatannya itu, terdakwa dikenakan Pasal 338 tentang Pidana Pembunuhan dengan tuntutan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tawarkan 43.000 Ha Tanah Investasi, Wagub Uu Jamin Investor Dapat Berinvestasi dengan Aman dan Mudah

Tawarkan 43.000 Ha Tanah Investasi, Wagub Uu Jamin Investor Dapat Berinvestasi dengan Aman dan Mudah

Regional
Pemprov Jatim Raih Anugerah Kualitas JPT, Khofifah: Jadi Motivasi Terapkan Sistem Meritokrasi

Pemprov Jatim Raih Anugerah Kualitas JPT, Khofifah: Jadi Motivasi Terapkan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Raih Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Sumut

Walkot Bobby Raih Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Sumut

Regional
Bantu Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM, Walkot Bobby Serahkan Bansos ke Pelaku UMKM dan Nelayan

Bantu Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM, Walkot Bobby Serahkan Bansos ke Pelaku UMKM dan Nelayan

Regional
Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Regional
Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Regional
Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Regional
Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Regional
36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

Regional
Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Regional
Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Regional
Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Regional
Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Regional
Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.