Kompas.com - 25/02/2016, 23:44 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

NUNUKAN, KOMPAS.com - Pemerintah Malaysia kembali mendeportasi 200 buruh migran ilegal asal Indonesia melalui Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Dari jumlah tersebut, 192 orang di antaranya dideportasi karena melanggar keimigrasian. Sementara itu, buruh migran yang tersandung kasus narkoba sebanyak 4 orang dan empat orang lain terlibat kasus kriminal.

Ketua Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nunukan Edy Sujarwo mengatakan, para buruh migran itu akan ditampung sementara di rusunawa penampungan Program Layanan Terpadu Sentra Poros Perbatasan.

"Setelah didata, kita langsung tempatkan di rusunawa. Nanti akan kita data, yang mau pulang ke daerah asal kita pulangkan. Yang mau kerja di perkebunan sawit di seputar Nunukan akan kita salurkan," kata Edy, Kamis (25/02/2016).

Seorang buruh migran asal Bone, Sulawesi Selatan, Gustang (25) mengaku ditangkap polisi Malaysia karena paspornya kedaluwarsa. Ia juga sempat menjalani hukuman cambuk sebanyak satu kali.

Pekerja di perkebunan sawit tersebut nekat memasuki Malaysia secara ilegal meski masa berlaku paspornya sudah habis.

"Masuknya resmi. Habis masa berlaku paspor pulang, balik lagi lewat samping (jalur ilegal)," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Edy memastikan bahwa buruh migran itu akan dilayani untuk penerbitan dokumen kependudukan berupa akta lahir dan KTP dalam Program Layanan Terpadu Senar Poros Perbatasan.

Namun, para buruh migran dipastikan tidak akan mendapat layanan penerbitan dokumen paspor. Padahal, kebanyakan buruh migran yang dideportasi berkeinginan kembali ke Malaysia dengan alasan masih ada anak atau istri yang tinggal di sana.

"Untuk TKI deportasi, kita memang tidak akan memberikan layanan dokumen passport. Bagi yang keluarganya masih berada di Malaysia, kita sarankan pulang ke daerah asal mereka. Silakan kembali ke Malaysia dengan dokumen yang legal," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.