Kompas.com - 08/01/2016, 11:58 WIB
Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo melakukan pengukuran bangkai kapal Jepang yang karam di teluk Gorontalo. .Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo melakukan pengukuran bangkai kapal Jepang yang karam di teluk Gorontalo.
|
EditorGlori K. Wadrianto
GORONTALO, KOMPAS.com - Awalnya, kisah bangkai kapal Jepang yang tenggelam di Teluk Gorontalo berasal dari penuturan orang-orang tua. Mereka masih menyimpan ingatan kapal Jepang yang karam karena dibom pesawat sekutu pada Perang Dunia II.

Bangkai kapal Jepang ini teronggok di kedalaman 34-52 meter dalam beberapa bagian terpisah. Terlihat lambungnya yang koyak bekas disengat peluru.

Adalah tim Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo yang berupaya membuka tabir informasi bangkai kapal tersebut, mereka terdiri dari enam penyelam.

Selama beberapa hari, mereka melakukan penyelaman untuk melakukan survei awal. Survei ini bertujuan untuk mendeskripsikan fisik bangkai dan melakukan pengukuran kapal tersebut.

“Letaknya tidak jauh dari bibir Pantai Leato, kira-kira 100 meter ke arah tengah laut. Kami menentukan titik penyelaman berbekal informasi awal,” kata Romi Hidayat dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo, Kamis (7/1/2016).

Bagi Romi dan penyelam lainnya, tidak mudah menjangkau bangkai kapal tersebut, apalagi terkendala sumber daya manusianya. Tabung yang digunakan tidak bisa digunakan di kedalaman lebih dari 50 meter.

“Bangkai kapal Jepang ini lumayan besar, kondisinya hancur dan sudah ditumbuhi karang. Proses pendokumentasiannya tidak bisa sempurna seperti yang diharapkan. Di kedalaman 50 meter kami hanya mampu bekerja 5-7 menit saja,” kata Romi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak awal, para penyelam sudah diingatkan bahwa misi ini adalah penyelaman dalam, pada kedalaman 50 meter bahaya dekompresi mengintai setiap penyelam.

Pada awalnya kondisi laut tenang dengan visibilitas yang bagus. Para penyelam melakukan pencarian titik lokasi kapal Jepang teronggok di dasar Teluk Gorontalo.

Pencarian tidak langsung menemukan bangkai kapal, para penyelam juga harus melakukan penyesuaian dengan tekanan air laut yang semakin tinggi setiap turun ke bawah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.