Dua Polisi Tertembak Ketika TNI AU Bubarkan Massa di Papua

Kompas.com - 02/10/2015, 11:38 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Dua polisi anggota Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Bandara Sentani, Papua, tertembak saat anggota Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU berupaya membubarkan aksi massa yang membuat keributan dan mengganggu keamanan di sekitar Bandara Sentani, Jumat (2/10/2015) dini hari.

"Benar, ada anggota polisi yang tertembak saat anggota Paskhas TNI AU sedang membubarkan massa yang membuat keributan di sekitar bandara. Namun, itu sama sekali tidak ada unsur kesengajaan," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama Dwi Badarmanto kepada Kompas.com, Jumat siang.

Menurut Dwi, peristiwa terjadi sekitar pukul 02.00 WIT. Saat itu, terdapat sekelompok masyarakat yang sedang mabuk dan membuat keributan di dekat Bandara Sentani. Anggota Paskhas TNI AU yang sedang bertugas berupaya melerai mereka dan membubarkan kerumunan.

Kira-kira 20 menit setelah kondisi tenang, massa tersebut kembali dalam jumlah lebih banyak. Mereka juga membawa senjata tajam, seperti panah dan parang.


Melihat kondisi semakin tidak kondusif, anggota Paskhas kemudian memberikan tembakan peringatan ke udara. Namun, massa justru melawan dan merusak fasilitas umum di sekitar tempat kejadian. Mereka juga mengancam akan melaporkan anggota Paskhas tersebut ke petugas KP3 Bandara Sentani.

"Meski ada tembakan peringatan, tetap terjadi upaya perlawanan. Mungkin saat itu ada petugas polisi yang datang," kata Dwi.

Setelah massa dibubarkan, anggota Paskhas menemukan dua orang yang tergeletak di tengah jalan. Setelah diperiksa, keduanya ternyata polisi anggota KP3. Keduanya mengalami luka tembak di bagian paha.

"Mengenai siapa yang menembak, seperti apa kejadian saat tertembak, itu yang sedang diselidiki. Intinya, ini tidak ada kesengajaan, baik dari TNI AU maupun kepolisian," kata Dwi.

Saat ini, kedua polisi yang terluka sudah dirawat di rumah sakit. Kondisi keamanan sudah kembali kondusif. Kasus tersebut sedang ditangani oleh POM TNI Angkatan Udara dan bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Papua.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Regional
PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

Regional
Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Regional
Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Regional
Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Regional
Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Regional
Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Regional
Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Regional
Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Regional
Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Regional
Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Regional
Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Regional
Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X