Kompas.com - 21/09/2015, 00:29 WIB
EditorFidel Ali
LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Lhokseumawe, Provinsi Aceh menyatakan gelombang laut diperairan setempat mencapai tiga meter.

Tingginya gelombang laut tersebut, sangat rawan bagi nelayan yang menggunakan kapal tradisional, karena ada jenis-jenis kapal yang tidak sanggup menerobos ombak dan sangat rawan terjadinya kecelakaan.

Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Lhokseumawe Syifaul Fuad di Lhokseumawe, Minggu (20/9/2015), mengatakan tingginya gelombang laut tersebut disebabkan karena angin kencang yang melanda wilayah setempat.

"Tingginya gelombang laut itu disebabkan karena angin kencang, yang menurut pantauan citra satelit kecepatan angin mencapai 20 Km/jam serta ketinggian gelombang laut mencapai 2-3 meter," ujar Syifaul Fuad.

Diperkirakan tinggi gelombang laut tersebut akan terjadi selama tiga hari ke depan, meskipun demikian BMKG Stasiun Lhokseumawe akan terus memantau tentang kondisi cuaca.

BMKG Stasiun Lhokseumawe mengimbau nelayan untuk lebih hati-hati saat melakukan aktifitasnya, jangan lupa membawa peralatan-peralatan untuk keselamatan diri, seperti pelampung dan hal-hal lainnya.

"Jangan dianggap sepele tentang gelombang laut yang tinggi dan angin kencang, dalam melakukan aktifitasnya para nelayan harus membawa peralatan keselamatan diri, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan," ujarnya.

Salah seorang nelayan di Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe Muhammad Hafis mengatakan nelayan sangat merasakan tingginya gelombang laut tersebut, sehingga ada beberapa nelayan yang tidak berani melaut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Muhammad menambahkan, akibatnya harga ikan di sejumlah pasar menjadi naik, misalnya ikan tongkol yang biasanya seharga Rp15.000 per kilogram, kini menjadi Rp25.000 per kilogram dan ikan gembung dulu harganya Rp20.00 per kilogran sekarang menjadi Rp35.000.

"Kita berharap kondisi gelombang laut bisa menjadi stabil kembali dan para nelayan bisa beraktifitas kembali," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.