Kompas.com - 03/08/2015, 17:39 WIB
Warga Balngladesh dideportasi dari Aceh. KOMPAS.com/ MASRIADI SAMBOWarga Balngladesh dideportasi dari Aceh.
|
EditorFarid Assifa
LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com — Kantor Imigrasi Lhokseumawe mendeportasi 150 warga Banglades dari Lhokseumawe sejak Senin (3/8/2015) sampai Kamis (4/8/2015). Mereka diberangkatkan lewat jalan darat menuju Bandara Kualanamu, Medan, lalu terbang ke Banglades. 

Kepala Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Imigrasi Lhokseumawe, Albert Djalius, kepada Kompas.com menjelaskan, sebelumnya, pihaknya telah mendeportasi 19 warga Banglades.

"Sejak semalam sampai besok, kita deportasi 150 lagi warga Banglades itu. Dokumen perjalanan mereka sudah lengkap dan kita terima dari Kedutaan Banglades di Jakarta. Makanya, sesegera mungkin kita deportasi," ujar Albert, Senin.

Sementara itu, sisanya, 69 orang lagi, sambung Albert, kini menunggu dokumen perjalanan lengkap dari Kedubes Banglades di Jakarta.

Awalnya, pihaknya akan mendeportasi 151 warga Banglades. Namun, satu orang di antaranya, bernama Mohammed Monirul, tidak bisa dideportasi karena sedang dirawat di Rumah Sakit Cut Meutia, Aceh Utara, akibat menderita demam berdarah dengue (DBD).

"Padahal, tiket pesawat dari Kualanamu ke Banglades sudah dibelikan juga untuk Mohammed Monirul. Karena sakit, dia akan dideportasi pada gelombang berikutnya," kata Albert.

Sebagai informasi, selama ini, 238 warga Banglades itu ditampung di bekas kantor Imigrasi Lhokseumawe di Punteut. Mereka terdampar di Aceh bersama ratusan warga Rohingya dua bulan lalu. Berdasarkan kebijakan Pemerintah Indonesia, warga Rohingya diizinkan menetap di Indonesia selama setahun, sedangkan warga Banglades akan dideportasi ke negaranya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Wakil Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Insan Nurrohman menyebutkan, pemindahan warga Rohingnya dari bekas gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Aceh Utara ke selter yang dibangun ACT di Desa Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, segera dilakukan. 

"Tadi sudah digelar rapat dengan Pemerintah Aceh Utara dan disepakati pemindahan. Kami sangat terbuka dengan lembaga kemanusiaan lainnya yang ingin membantu warga Rohingnya di Aceh," ujarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.