Empat Saudara Rusdiana Jadi Korban Hercules yang Jatuh

Kompas.com - 03/07/2015, 06:49 WIB
Anggota TNI dan tim SAR bekerja di lokasi jatuhnya pesawat Hercules C-130 TNI AU di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, 30 Juni 2015. Pesawat itu jatuh dua menit setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Soewondo pada pukul 12.08 WIB ketika hendak menuju Tanjung Pinang. AFP PHOTO / KHARISMA TARIGANAnggota TNI dan tim SAR bekerja di lokasi jatuhnya pesawat Hercules C-130 TNI AU di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, 30 Juni 2015. Pesawat itu jatuh dua menit setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Soewondo pada pukul 12.08 WIB ketika hendak menuju Tanjung Pinang.
EditorFidel Ali Permana

MEDAN, KOMPAS.com - Atiah Rusdiana tak kuasa menahan tangis, karena kehilangan saudara kembar dan tiga keponakannya. Dari Tanjungpinang, Kepulauan Riau, ia menuju Medan hanya mendapati jenazah saudaranya terbujur kaku di dalam peti jenazah.

Rusdiana mestinya menjadi tuan rumah bagi kembarannya Atiah Rustiati dan tiga anaknya di Tanjungpinang. Namun, Rusdiana lah yang akhirnya menjadi tamu duka di kediaman Rustiati di Jalan Rajawali Nomor 21, Medan Sunggal, Rabu (1/7).

Setelah mendapat kabar dari suami Rustiati, Pelda Suhrizal Lubis bahwa, kembaran dan tiga keponakannya menjadi korban jatuhnya pesawat Hercules di Jalan Jamin Ginting, Medan, Selasa lalu, ia segera ingin ke Medan.

"Saya nggak ada firasat apa-apa. Setelah dihubungi suami kembaran saya, saya ke Medan," katanya, kemarin.


Sembari menitikkan air mata, Rusdiana mengungkapkan, empat saudaranya  meninggal pada peristiwa jatuhnya Hercules C-130. "Empat saudara saya meninggal bersamaan. Atiah Rustiati kembaran saya, dan tiga keponakan saya Arika Lubis, Melita Anggraini Lubis, dan Zuhfansyah, yang masih berusia tujuh tahun," ujarnya.

Namun, di rumah duka jenazah hanya tiga. Sebab hingga kemarin, jenazah Zuhfansyah belum teridentifikasi. "Masih ada satu lagi belum diidentifikasi. Semoga cepat lah dia diidentifikasi," katanya.

Ke rumah orangtua

Rustiati hendak ke Tanjungpinang dalam rangka berkunjung ke rumah orangtuanya. Sebelum berangkat, ia sempat komunikasi dengan kebarannya, yang juga tinggal di Tanjungpinang. Kebarannya Rustiana meminta kepada Rustiati untuk membawa buah tangan berupa baju titipan untuk anaknya dari Medan.

"Ya nggak ada Firasat buruk. Komunikasi terakhir kami, sebelum dia berangkat. Saya bilang sama Rustiati jangan lupa membawa titipan baju yang dipesan anak saya. Dia bilang sudah ada, tunggu aja di sana," ucap Rustiana sambil menitik air mata.

Ia menambahkan, sempat melihat kabar pesawat Hercules jatuh di televisi. Dan, tak lama berselang dapat telepon dari suami kembarannya. "Hari Selasa, saya lihat di televisi ada kecelakaan pesawat Hercules di Medan. Enggak lama kemudian Bang Suhrizal (suami korban) nelepon saya. Dia bilang semuanya sudah nggak ada (meninggal)," tuturnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Regional
Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Regional
Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Regional
Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Regional
Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Regional
Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Regional
Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Regional
Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Regional
Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Regional
Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Regional
Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X