Protes, Warga Bogor Gelar Aksi Teatrikal Buang Hajat di Jalan Berlubang

Kompas.com - 23/06/2015, 20:37 WIB
Puluhan warga Kampung Kincir, Desa Bojong Baru, RT 05 RW 06, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, sedang menggelar aksi teaterikal seperti membuang hajat dan mencuci baju, Selasa (23/6/2015). Aksi tersebut sebagai bentuk protes warga terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor. K97-14 KOMPAS.com/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHPuluhan warga Kampung Kincir, Desa Bojong Baru, RT 05 RW 06, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, sedang menggelar aksi teaterikal seperti membuang hajat dan mencuci baju, Selasa (23/6/2015). Aksi tersebut sebagai bentuk protes warga terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor. K97-14
|
EditorFarid Assifa
BOGOR, KOMPAS.com - Puluhan warga Kampung Kincir, Desa Bojong Baru, RT 05 RW 06, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, melakukan aksi demo di Jalan Raya Bojonggede Citayam, Selasa (23/6/2015) sore. Aksi demo itu dilakukan sebagai bentuk protes warga atas kondisi jalan di wilayah tersebut yang rusak parah.

Jalan utama yang menghubungkan antara Kota Depok dengan Kabupaten Bogor itu memang kondisinya sangat memprihatinkan. Hampir di sepanjang jalan itu dipenuhi lubang-lubang besar. Bahkan, parahnya lagi, genangan air selalu menutupi jalan walau tak ada hujan.

Koordinator Aksi, Anggi mengatakan, sudah enam bulan lebih masyarakat setempat harus bersabar dengan kondisi jalan yang mirip kolam ikan. Ironisnya, jarak antara pusat pemerintahan Kabupaten Bogor dengan jalan tersebut cukup dekat. Namun, hingga sekarang kondisi jalan tersebut tak kunjung diperbaiki.

"Kami heran, kenapa hingga saat ini pemerintah daerah tak kunjung melakukan perbaikan jalan. Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor seakan-akan menutup mata atas kondisi parah jalan disini," ucap Anggi.

Bukan hanya itu, sambung dia, kerusakan jalan tersebut juga kerap menimbulkan kecelakaan, pengendara kerap terjerembab ke dalam lubang yang tergenang air.

“Banyak juga yang terperosok, biasanya mereka yang pakai sepeda motor,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Lidya, salah satu pengguna jalan. Ia mengaku kerap kesulitan melintasi jalan tersebut karena rusaknya cukup parah. “Bukan hanya rusak, tapi jalannya digenangi air yang cukup tinggi,” tuturnya.

Dalam unjuk rasa tersebut, para pendemo juga melakukan berbagai aksi teaterikal seperti mencuci baju di dalam kubangan air, memancing ikan, sampai membuang hajat. Hal itu dilakukan sebagai simbol kekecewaan terhadap Pemda Kabupaten Bogor yang kunjung memperhatikan kondisi jalan di wilayah tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X