Bukan di Polresta Denpasar, Ibu Angkat Engeline Diperiksa di Polda Bali

Kompas.com - 20/06/2015, 10:58 WIB
Ibu angkat Angeline, Margareta. KOMPAS.com/SRI LESTARIIbu angkat Angeline, Margareta.
|
EditorGlori K. Wadrianto
DENPASAR, KOMPAS.com - Ibu angkat bocah Engeline, Margriet Megawe yang sedianya diperiksa di Polresta Denpasar kini dialihkan ke Polda Bali, terkait kasus pembunuhan bocah berusia delapan tahun itu. Margriet diperiksa sebagai saksi dengan tersangka Agus Tay Hamba May (25).

"Ya hari ini bu Margriet diperiksa di Polda Bali, bukan di Polresta Denpasar. Saya tidak tahu pertimbangannya apa. Yang tahu penyidik," kata Tim kuasa hukum Dion Pongkor di Denpasar, Bali, Sabtu (20/6/2015).

Sebelumnya, Dion Pongkor Jumat malam (19/6/2015) kemarin sempat memberikan keterangan, Margriet akan diperiksa di Polresta Denpasar, karena kasus pembunuhan Engeline ditangani Polresta Denpasar.

Sementara pagi ini, tempat pemeriksaan berubah. Materi pemeriksaan pun masih belum diketahui, karena pemeriksaan masih berlangsung. Tim kuasa hukum memperkirakan pertanyaannya akan berkutat seputar kasus hilangnya Engeline sampai ditemukan terkubur di pekarangan rumah di Jalan Sedap Malam, Denpasar.

Pemeriksaan terhadap Margriet pada hari ini adalah pemeriksan keempat. Saat berita ini ditayangkan, pemeriksaan sedang berlangsung dan awak media hanya menunggu di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Regional
Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Regional
Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X