Kompas.com - 04/06/2015, 16:58 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
MEDAN, KOMPAS.com - Baharuddin Pohan (45), warga Jalan Sering, Kecamatan Medan-Tembung, Medan, Sumatera Utara, dijemput lima orang tak dikenal yang mengendarai Toyota Avanza bernomor polisi BK 60 V. Dia dijemput dari tempatnya bekerja sebagai satuan pengamanan (satpam) di Komplek Perumahan Pati Indah Medan, 27 Mei 2015 lalu.

Baharuddin dibawa ke kawasan Jalan Djamin Ginting Medan, tepatnya di areal pemakaman Kristen. Di sana Baharuddin dipertemukan dengan otak pelaku penganiayaan Malam Jenda Tarigan dan temannya berinisial RT.

Malam Jenda Tarigan menuduh Baharuddin mencuri sepeda motornya tanpa bukti apa pun. Tuduhan itu keluar berdasarkan keterangan seorang dukun, saat pelaku meminta petunjuk siapa kira-kira orang yang mencuri sepeda motornya.

Malam Jenda Tarigan mempercayai begitu saja keterangan dan mengamini ciri-ciri pencuri motornya berdasarkan terawangan sang dukun. Akibatnya, Baharuddin pun dianiaya tujuh pelaku.

Korban yang terluka parah ditinggalkan begitu saja di kawasan Medan Selayang. Dengan kondisi tak berdaya, korban meminta tolong seorang pengemudi becak bermotor agar diantarkan ke RS Sarah Medan.

Sehari mendapat perawatan, korban akhirnya meninggal dunia akibat luka di beberapa bagian tubuhnya. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, pihak rumah sakit sempat mendengar dari mulut korban menyebut marga Tarigan yang menganiayanya.

Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit inilah personel Reskrim Mapolsekta Medan Baru melakukan penyelidikan. Rabu (3/6/2015) kemarin, empat pelaku dibekuk. Para pelaku adalah: Indra Sembiring (33) warga Jalan Desa Patumbak, Tiga Binanga, Kabupaten Karo, Krenius Sihotang (41) warga Jalan Djamin Ginting, Padang Bulan Medan, Matehsa Sembiring (35) warga Desa Suka Julu, Tiga Binanga, Kabupaten Karo, dan Riki Ginting (30) warga Jalan Djamin Ginting, Padang Bulan Medan. Mereka ditangkap saat berada di Jalan Djamin Ginting dan di sekitar RS Adam Malik Medan.

"Keempat pelaku dikenakan Pasal 170 ayat (2) tentang pengeroyokan dan Pasal 351 ayat (3) tentang penganiayaan mengakibatkan korbannya tewas dengan ancaman penjara di atas 15 tahun. Tiga pelaku lain masih kita buru," kata Kanit Reskrim Polsekta Medan Baru, Iptu Adi Putranto yang dihubungi wartawan, Kamis (4/6/2015).

Adi mengatakan polisi masih menyelidiki identitas dan domisili dukun tersebut. "Kita masih menyelidiki identitas dan keberadaan dukunnya, karena cuma pelaku Malem Jenda Tarigan yang mengetahui keberadaannya," kata dia.

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tawarkan 43.000 Ha Tanah Investasi, Wagub Uu Jamin Investor Dapat Berinvestasi dengan Aman dan Mudah

Tawarkan 43.000 Ha Tanah Investasi, Wagub Uu Jamin Investor Dapat Berinvestasi dengan Aman dan Mudah

Regional
Pemprov Jatim Raih Anugerah Kualitas JPT, Khofifah: Jadi Motivasi Terapkan Sistem Meritokrasi

Pemprov Jatim Raih Anugerah Kualitas JPT, Khofifah: Jadi Motivasi Terapkan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Raih Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Sumut

Walkot Bobby Raih Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Sumut

Regional
Bantu Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM, Walkot Bobby Serahkan Bansos ke Pelaku UMKM dan Nelayan

Bantu Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM, Walkot Bobby Serahkan Bansos ke Pelaku UMKM dan Nelayan

Regional
Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Regional
Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Regional
Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Regional
Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Regional
36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

Regional
Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Regional
Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Regional
Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Regional
Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Regional
Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.