Kesal karena Suami Jarang Pulang, Lilis Tega Bunuh Anak Balitanya Sendiri

Kompas.com - 19/03/2015, 21:06 WIB
MEULABOH, KOMPAS.com;
Kesal dengan tingkah sang suaminya, Lilis (35) ibu rumah tangga, warga Desa Purwo Dadi, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya,   Khilaf hingga tega menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang mesih berumur 4 tahun.

“Pasien ini ditipkan oleh Polres Nagan Raya disini untuk diperiksa kejiwaannya, karena dia telah membuh anak kandungnya sendiri”  kata Yunita, Kepala Ruangan Rumah Sakit Jiwa Melaboh Aceh Barat. Kamis (19/03/2015)
KOMPAS.com/RAJA UMARMEULABOH, KOMPAS.com; Kesal dengan tingkah sang suaminya, Lilis (35) ibu rumah tangga, warga Desa Purwo Dadi, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Khilaf hingga tega menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang mesih berumur 4 tahun. “Pasien ini ditipkan oleh Polres Nagan Raya disini untuk diperiksa kejiwaannya, karena dia telah membuh anak kandungnya sendiri” kata Yunita, Kepala Ruangan Rumah Sakit Jiwa Melaboh Aceh Barat. Kamis (19/03/2015)
|
EditorBayu Galih

MEULABOH, KOMPAS.com - Kesal dengan tingkah sang suami, ibu rumah tangga bernama Lilis (35), tega menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang mesih berumur 4 tahun. Polisi kemudian memeriksa kejiwaan perempuan warga Desa Purwo Dadi, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya itu.

“Pasien ini ditipkan oleh Polres Nagan Raya disini untuk diperiksa kejiwaannya, karena dia telah membunuh anak kandungnya sendiri” kata Yumita, Kepala Ruangan Rumah Sakit Jiwa Melaboh Aceh Barat. Kamis (19/03/2015).

Menurut Yunita, pengakuan ibu yang telah membunuh anak kandungya sendiri karena kesal dengan tingkah suaminya yang jarang berada di rumah.

“Pengakuannya saat kami wawancara tadi, pasien mangaku khilaf dan jengkel terhadap tingkah suaminya selama ini. Kejiwaannya terganggu,” katanya.

Sementara itu menurut AKBP Agus Adrianto, Kapolres Nagan Raya, kasus pembunuhan bocah laki-laki yang masih berumur empat tahun oleh ibunya sendiri itu terjadi pada Rabu (19/03/2015), sekitar Pukul 13.00 WIB.

Setelah kejadian korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Banda Aceh untuk mendapatkan perawatan. Namun, dalam perjalanannya bocah ini sudah tak bisa tertolong lagi, karena mengalami luka serius di bagian kepala.

“Sekarang ibunya sudah kita amankan dan sementara kita titipkan dulu di rumah sakit jiwa Meulaboh untuk diperiksa kejiwaan” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X